Usaha Telur Asin

usaha rumahan

User Rating: / 26
PoorBest 
Usaha Telur Asin - 4.8 out of 5 based on 26 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Usaha Telur Asin

Usaha Telur Asin
Telur asin adalah produk olahan dari telur bebek atau itik. Telur asin memiliki gizi yang cukup lengkap dan baik untuk  tubuh kita. Usaha telur asin sudah banyak di lakukan di seluruh Indonesia, namun sentra usaha telur asin berpusat di Brebes, Kota Tegal, Banyumas, Pati, Kabupaten Semarang. Saat ini telur asin bukan hanya di jual di pasar tradisional, namun sudah merambah hingga Hypermarket dan supermaret terkenal.


Telur asin produksi brebes mempunyai ciri khas yaitu gurih, rasa asin yang merata di sebuah bagian luar telur dan warna merah kecoklatan pada bagian kuning telur yang kaya omega-3 dan protein. Telur asin yang baik, akan terlihat bila telah kita dibelah. Tandanya, kuningnya berada di tengah, minyaknya hanya di bagian pinggir atau masir, rasa dan aromanya enak serta tidak busuk.

Cara membuat telur asin
sebetulnya tidak terlalu sulit, namun memang di butuhkan kesabaran karena prosesnya bisa memakan waktu hingga 10 - 15 hari. Usaha rumahan telur asin biasa di lakukan oleh para peternak itik didaerah, biasanya ini bisa meningkatkan harga jual telur itik tersebut. Berikut ini cara membuat telur asin yang biasa di lakukan oleh para peternak itik yang bergelut dalam usaha telur asin.

Bahan membuat telur asin

 

  • 100 butir telur itik
  • 8 kilogram tanah liat halus atau bata merah
  • 2 kilogram garam halus
  • 5 kilogram sendok teh asam sendawa
  • Tepung bata merah kering atau abu bekas bakaran kayu
  • Air secukupnya


Peralatan yang dibutuhkan :

  • Baskom
  • keranjang
  • tempat adonan

Cara membuat telur asin :

  • Telur itik yang di pakai harus yang masih baru, kondisi telur baru 0-5 hari umurnya.
  • Telur itik dibersihkan dari kotoran, bisa dengan cara dicuci atau dilap dengan lap basah sampai bersih.
  • Haluskan tanah liat atau bata merah, campurkan dengan garam, asam sendawa, dan air didalam wadah atau baskom hingga merata seperti bubur adonan.
  • Tebarkan tepung bata merah kering atau abu kering diatas lantai atau wadah.
  • Celupkan telur-telur ke bubur adonan hingga terbungkus seluruhnya, setelah itu angkat dan letakkan di atas tepung bata merah atau abu dapur dan guling-gulingkan sampai terbungkus merata.
  • Simpan dalam wadah atau keranjang telur-telur itik yang sudah di bungkus adonan. Simpan selama 10 - 15 hari.
  • Untuk memasak telur itik yang sudh di simpan, kupas adonan tanah yang melekat pada telur, cuci bersih, kemudian rebus sampai matang.
  • Telur asin yang sudah matang siap untuk dikonsumsi atau dipasarkan. Ingat selalu dinginkan terlebih dahulu sebelum dikemas, beri stempel logo usaha telur asin kita.
  • Bahan adonan yang sudah pernah di gunakan bisa digunakan kembali, tinggal menambahkan garam 20 % dan air secukupnya.


Telur asin yang bagus bisa bertahan lebih dari 1 bulan, namun terkadang bisa kurang dari itu. Ini di pengaruhi kadar garam saat pembungkusan dengan adonan dan lamanya penympanan dalam adonan. Oleh karena itu dalam membungkus telur itik dengan adonan telur harus terbungkus sempurna, penyimpanannyapun tidak boleh kurang dari 10 - 15 hari. UKM Usaha telur asin masih mempunyai prospek yang baik dan menguntungkan.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!