Home Usaha Rumahan Usaha Rumahan Toko Kelontong

Usaha Rumahan Toko Kelontong

User Rating: / 13
PoorBest 
Usaha Rumahan Toko Kelontong - 4.7 out of 5 based on 13 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

usaha rumahan
Written by Dody Tabrani   

Usaha Rumahan Toko Kelontong

Usaha Rumahan Toko Kelontong,usaha rumahan,toko kelontong,usaha toko kelontong

Usaha rumahan toko kelontong umumnya memang di buka di depan rumah, target pelanggan  utama adalah para tetangga, masyarakat sekitar dan orang yang kebetulan lewat membutuhkan  suatu barang. Toko kelontong umumnya tidak jauh beda dengan toko sembako, karena saat ini  baik itu toko kelontong maupun toko sembako banyak yang menjual barang yang sama untuk  melengkapi toko mereka.

Bagi anda yang mempunyai rencana atau baru mulai usaha rumahan toko kelontong tidak ada  salahnya mempertimbangkan hal hal berikut ini supaya usaha anda dapat memperoleh  kesuksesan seperti yang anda inginkan. Berikut ini hal-hal yang menjadi kunci kesuksesan usaha  toko kelontong .

 

 

1. Modal Usaha

Bagaimanapun usaha itu perlu modal, tanpa modal yang cukup agak sulit meraih kesuksesan di  usaha kelontong sebab kita mesti membeli terlebih dahulu barang yang akan kita jual. Walau  begitu, mempunyai modal yang besar juga bukan sebuah jaminan untuk sukses. Sebagai tahap  awal, minimal lengkapi dahulu barang barang toko walaupun jumlahnya sedikit.

2. Lokasi Toko Kelontong

Umumnya toko kelontong memang usaha rumahan, biasanya menempel dengan rumah kita dan  menjadikan halaman depan sebagai tempat usaha. Usahakan tempat usaha dapat terlihat dengan  baik dari berbagai arah dan merupakan posisi paling strategis dari rumah kita. Bila anda membuka  usaha toko kelontong bukan di rumah tapi menyewa atau memiliki kios di pinggir jalan misalnya,  carilah posisi toko yang strategis, mudah dijangkau,mudah terlihat dari berbagai arah, memiliki  depan jalan yang lebar serta tersedia lahan parkir, ditengah pemukiman padat dan terdapat lalu-lalang penduduk sekitar.

3. Menentukan Harga

Tentukanlah harga jual semurah mungkin namun tetap memberikan keuntungan bagi usaha kita,  walau begitu tidak perlu semua barang yang di jual benar benar murah sebab margin keuntungan  juga sedikit. Usahakan saja barang barang yang sering di cari warga tetap murah sedangkan  barang yang lain dapat dijual sesuai harga pasar di sekitar. Jangan juga memberikan perbedaan  harga dari satu pelanggan dengan pelanggan lain, atau antara satu penjaga toko dengan penjaga  toko yang lain ( contohnya anda dan istri tidak boleh memberikan harga berbeda untuk barang  yang sama)

4 .Cari Barang Dagangan yang Murah

Untuk menjual barang dengan harga yang murah namun tetap mendapat keuntungan, maka anda  harus mendapatkan barang yang murah pula. Pilihlah agen, grosiran atau distibutor yang  terlengkap dan termurah untuk mendapatkan barang yang murah. Selain itu tetap berlangganan  dengan beberapa agen lain sebagai alternatif, ini supaya anda tetap tahu perkembangan harga di  agen lain dan juga sebagai alternatif bila agen utama barang yang kita butuhkan sedang kosong

5. Kelengkapan Barang

Selain harga yang murah, faktor kelengkapan barang juga juga menjadi satu faktor penting agar  usaha toko kelontong anda dapat bertahan dan terus berkembang. Salah satu kebiasaan pembeli  adalah sekali belanja semua kebutuhannya tersedia di toko kita jadi tidak perlu mencari lagi di  toko lelontong lain, usahakan walau barang masih sedikit tapi lengkap.

6. Cara Memajang Barang

Adakalanya pembeli yang tadinya tidak berniat membeli suatu barang jadi membeli barang  tersebut karena tidak sengaja melihatnya, pajanglah barang semenarik mungkin, mudah terlihat  serta menimbulkan kesan usaha toko kelontong anda penuh dengan koleksi barang  dagangannya.

7. Komunikasi dan Pelayanan yang Baik

Setiap pelanggan akan senang berbelanja di tempat anda bila anda dapat memberikan pelayanan yang baik, ramah, sabar dan menyenangkan. Keinginan untuk membantu dari anda untuk pelanggan atau orang sekedar lewat sangat penting dalam hal ini, cobalah juga untuk berkomunikasi dengan pelanggan anda walau sekedar bertanya apa kabar. Bila yang berbelanja pelanggan tetap cobalah ciptakan obrolan ringan yang hangat sambil sesekali menawari barang dagangan yang sekiranya pelanggan butuhkan.

8. Manfaatkan Momen Momen Tertentu

Ada barang yang penjualannya meningkat di waktu waktu tertentu, seperti sirup saat bulan puasa, keperluan dapur saat menjelang idul fitri atau buku dan alat tulis saat tahun ajaran baru sekolah. Pastikan anda memanfaatkan momen momen ini untuk meningkatkan penjualan.

9. Jam operasional usaha

Usahakan anda membuka toko dengan jam operasional yang panjang dan tetap. Bukalah usaha toko kelontong anda sepagi mungkin dan tutup setelah malam, ini mengingat barang dagangan yang dijual merupakan keperluan sehari hari yang di butuhkan oleh masyarakat sepanjang hari. Pastikan juga jam buka usaha, hindari menutup usaha secara tidak beraturan. Contohnya hari ini buka besok tutup lusa buka lagi, hindari hal seperti ini karena akan menimbulkan keraguan pada pelanggan untuk datang ke toko.

10. Alat Hitung

Alat hitung seperti kalkulator perlu anda miliki untuk menunjang operasional usaha toko kelontong anda.

11. Promosi

Buatlah nama usaha toko kelontong anda dengan nama yang mudah di ingat dan unik, buatlah juga spanduk atau banner di atas toko yang mudah terlihat dan menandakan usaha anda. Dapat juga memasang daftar harga beberapa barang yang sengaja di buat murah dalam spanduk besar hingga orang yang lewat dapat melihatnya, membagikan brosur berisi daftar harga murah juga bisa dilakukan terutama jika lokasi toko ada di pertokoan.

12. Jujur

Jujurlah terhadap siapapun termasuk pelanggan anda, bila anda memiliki produk yang agak cacat atau rusak segera informasikan kepada pelanggan. Bila produk sudah kadaluarsa segera tarik produk tersebut meskipun ada pelanggan yang menginginkannya, demikian juga bila ada barang pembeli yang tertinggal segera kembalikan.

13. Sisihkan Keuntungan Untuk Pengembangan Usaha

Sisihkanlah sedikit dari keuntungan walau hanya seribu rupiah setiap harinya, tabungan ini baru boleh di ambil selama beberapa tahun atau untuk momen tertentu seperti lebaran yang membutuhkan tambahan dana untuk stock barang dagangan anda.

14. Ciptakan System

Bila toko sudah berjalan dan berkembang dengan baik, sebaiknya ciptakan siytem baku terkait operasional usaha. Pisahkan juga keuangan keluarga dengan keuangan toko, catatlah besar penjualan dan belanja barang setiap hari dalam suatu buku khusus walaupun hanya sederhana. Demikian juga bila ada pengambilan oleh anda untuk keluarga, pencatatan yang baik suatu saat dapat berguna bila anda berniat mengembangkan usaha dengan mencari kredit usaha rakyat atau pembiayaan Bank.

15. Mulai Delegasikan dan Kembangkan

Bila usaha rumahan toko kelontong sudah mulai berkembang, cobalah untuk mendelegasikan tugas anda kepada orang atau pegawai kepercayaan berbagai kegiatan yang mesti anda lakukan. Mulailah berfikir untuk mengembangkan usaha anda, anda bisa fokus membuat usaha baru atau membuka cabang di tempat lain.

 

Setelah usaha rumahan toko kelontong anda berjalan dengan baik, maka anda bisa mulai berusaha untuk mengembangkan usaha. Ingat, buatlah catatan walau itu hanya sederhana. Anda juga mungkin perlu kendaraan sebagai sarana belanja atau bahkan mengantarkan barang ke pembeli. Semoga ini dapat membantu anda dalam ber wirausaha dan menjadi wirausaha sukses dibidang usaha toko kelontong.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

 

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!

Joomla templates by a4joomla