Prosedur Perpanjangan Sertifikat Halal

Sertifikat Halal

User Rating: / 16
PoorBest 
Prosedur Perpanjangan Sertifikat Halal - 4.8 out of 5 based on 16 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Sistem Pengawasan Sertifikat Halal:

Bagi perusahaan yang telah memperoleh sertifikat Halal MUI, maka di haruskan melakukan sistem pengawasan sertifikat halal di perusahaan nya

1. Perusahaan wajib mengimplementasikan Sistem Jaminan Halal sepanjang

berlakunya Sertifikat Halal

2. Perusahaan berkewajiban menyerahkan laporan audit internal setiap 6 (enam)

bulan sekali setelah terbitnya Sertifikat Halal.

3. Perubahan bahan, proses produksi dan lainnya perusahaan wajib melaporkan dan

mendapat izin dari LPPOM MUI.

 

Prosedur Perpanjangan Sertifikat Halal:

1. Produsen harus mendaftar kembali dan mengisi borang yang disediakan.

2. Pengisian borang disesuaikan dengan perkembangan terakhir produk.

3. Produsen berkewajiban melengkapi kembali daftar bahan baku, matrik produk

versus bahan serta spesifikasi, sertifikat halal dan bagan alir proses terbaru.

4. Prosedur pemeriksaan dilakukan seperti pada pendaftaran produk baru.

5. Perusahaan harus sudah mempunyai manual Sistem Jaminan Halal sesuai dengan

ketentuan prosedur sertifikasi halal di atas.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!