Usaha Rumahan - UKM Kecil Ukmkecil.com hadir sebagai sumber inspirasi dan rujukan bagi usaha UKM Indonesia, peluang usaha rumahan, ukm, ukm kecil usaha kecil menengah, bisnis rumahan, waralab, franchise maupun perizinan, mulai dari izin industri rumah tangga P-IRT, sertifikasi halal sampai izin usaha skala besar di Jkarta, Surabaya, Bandung dan daerah lain di Indonesia http://ukmkecil.com/perizinan/ Wed, 03 Jun 2015 07:49:30 +0000 en-gb Awas, Ketahui Regulasi Obat Herbal http://ukmkecil.com/perizinan/awas-ketahui-regulasi-obat-herbal http://ukmkecil.com/perizinan/awas-ketahui-regulasi-obat-herbal Awas, Ketahui Regulasi Obat Herbal

Regulasi Obat Herbal
Obat herbal saat ini sedang menjadi trend di masyarakat, berbagai macam obat herbal mulai dari perawatan tubuh, kecantikan hingga pengobatan penyakit sangat mudah ditemui. Trend obat herbal ini juga menjadi peluang usaha baru bagi pengusaha ukm kecil Indonesia. Walau begitu, kita jangan asal saja terjun kebisnis ini, sebab ada kesehatan bahkan nyawa orang lain yang dipertaruhkan. Ketahui regulasi obat herbal terlabih dahulu sebelum terjun kebisnis ini.

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Wed, 28 Jan 2015 04:45:50 +0000
Tanda Daftar Perusahaan http://ukmkecil.com/perizinan/tanda-daftar-perusahaan http://ukmkecil.com/perizinan/tanda-daftar-perusahaan Tanda Daftar Perusahaan

Tanda Daftar Perusahaan
TDP atau Tanda Daftar Perusahaan merupakan sebuah daftar catatan resmi yang dibuat berdasarkan ketentuan undang-undang atau peraturan-peraturan pelaksananya. TDP memuat hal-hal yang harus didaftarkan oleh setiap perusahaan dan dilegalkan oleh pejabat yang berwenang.

Setiap perusahaan harus mempunyai TDP, baik perusahaan yang memiliki bentuk Perorangan, Perseroan Terbatas (PT), Persekutuan Komanditer (CV), Koperasi, Firma (Fa), ataupun Bentuk Usaha Lainnya (BUL). Termasuk juga Perusahaan Asing dengan status Agen Perusahaan, Anak Perusahaan, Kantor Pembantu, Kantor Pusat, Kantor Tunggal, Kantor Cabang, dan Perwakilan Perusahaan yang berkedudukan serta menjalankan usaha di wilayah NKRI wajib didaftarkan didalam daftar perusahaan dan mendapat TDP.

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Thu, 09 Oct 2014 10:26:54 +0000
Cara Membuat SKDU http://ukmkecil.com/perizinan/cara-membuat-skdu http://ukmkecil.com/perizinan/cara-membuat-skdu Cara Membuat SKDU

SKDU


Cara Membuat SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha)
Surat keterangan domisili usaha dikeluarkan oleh kecamatan setempat, dimana wirausaha yang kita lakukan berjalan. Surat keterangan domisili usaha berguna untuk mendeskripsikan wirausaha yang kita miliki. Mulai dari jenis usaha, tempat usaha, status tempat usaha dan pemilik usaha. Surat keterangan domisili usaha juga menjadi syarat saat mengurus izin usaha lebih lanjut seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan) di Dispenda Kabupaten/Kotamadya II hingga perizinan skala nasional untuk industri pertambangan dan industri besar lainnya.

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Mon, 06 Oct 2014 04:39:36 +0000
Cara Membuat Surat Keterangan Usaha http://ukmkecil.com/perizinan/cara-membuat-surat-keterangan-usaha http://ukmkecil.com/perizinan/cara-membuat-surat-keterangan-usaha Cara Membuat Surat Keterangan Usaha

Surat Keterangan Usaha
Surat keterangan usaha di keluarkan oleh kelurahan atau desa setempat, dimana usaha tersebut berjalan. Surat keterangan usaha berguna untuk mengurus izin usaha ketingkat berikutnya, seperti Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) yang dikeluarkan oleh kecamatan, hingga SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan) yang dikeluarkan oleh Dispenda tingkat II.

Surat keterangan usaha juga bisa digunakan sebagai landasan mengajukan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) perorangan, bila orang tersebut "hanya" memiliki usaha kecil sebagai sumber penghasilannya.

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Fri, 03 Oct 2014 04:18:41 +0000
Izin Lingkungan SPPL http://ukmkecil.com/perizinan/izin-lingkungan-sppl http://ukmkecil.com/perizinan/izin-lingkungan-sppl Izin Lingkungan SPPL

Izin Lingkungan SPPL
Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Dan Pemantauan Lingkungan Hidup atau lebih di kenal  dengan nama SPPL di kenakan bagi industri yang berdampak kecil dan tidak diwajibkan membuat UKL-UPL yang dilakukan oleh pengusaha golongan ekonomi lemah. SPPL yang dikembangkan oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan ini adalah salah satu penjabaran dari pelaksanaan UKL­UPL.

Izin Lingkungan SPPL juga dikenakan bagi usaha UKM yang tidak memiliki dampak yang besar terhadap lingkungan, Berikut ini contoh jenis usaha yang cukup hanya dengan SPPL.

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Wed, 26 Mar 2014 04:47:22 +0000
Apa yang dimaksud dengan UKL dan UPL Dalam Amdal http://ukmkecil.com/perizinan/apa-yang-dimaksud-dengan-ukl-dan-upl-dalam-amdal http://ukmkecil.com/perizinan/apa-yang-dimaksud-dengan-ukl-dan-upl-dalam-amdal Apa yang dimaksud dengan UKL dan UPL Dalam Amdal

perbedaan amdal ukl upl dan sppl


AMDAL adalah kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, dibuat pada tahap perencanaan dan digunakan untuk pengambilan keputusan. Baik keputusan pemberian izin usaha, IMB dan keputusan lain bagi kegiatan yang memerlukan AMDAL. Sedangkan untuk kegiatan yang tidak wajib menyusun AMDAL, tetap mesti melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan yang dikenal dengan nama UKL dan UPL.

Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) adalah upaya yang dilakukan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup oleh penanggung jawab dan atau kegiatan yang tidak wajib melakukan AMDAL. Ini sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup.

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Tue, 18 Mar 2014 04:58:46 +0000
Mengenal Prosedur AMDAL http://ukmkecil.com/perizinan/mengenal-prosedur-amdal http://ukmkecil.com/perizinan/mengenal-prosedur-amdal Mengenal Prosedur AMDAL

Mengenal Prosedur AMDAL
AMDAL adalah singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. AMDAL adalah kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, dibuat pada tahap perencanaan, dan digunakan untuk pengambilan keputusan. Menurut Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan, AMDAL merupakan kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.

Prosedur AMDAL terdiri dari beberapa tingkatan :

 

  1. Proses penapisan (screening) wajib AM DAL
  2. Proses pengumuman
  3. Proses pelingkupan (sopping)
  4. Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL
  5. Penyusunan dan penilaian ANDAL, RKL, dan RPL
  6. Persetujuan Kelayakan Lingkungan

 

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Sat, 15 Mar 2014 03:37:51 +0000
Izin Usaha Travel Agent atau Usaha Biro Perjalanan Wisata http://ukmkecil.com/perizinan/izin-usaha-travel-agent-atau-usaha-biro-perjalanan-wisata http://ukmkecil.com/perizinan/izin-usaha-travel-agent-atau-usaha-biro-perjalanan-wisata Izin Usaha Travel Agent atau Usaha Biro Perjalanan Wisata

Izin Usaha Travel Agent

Industri penerbangan di Indonesia dianggap sangat menjanjikan. Pertumbuhan yang pesat dan jumlah  penumpang baik domestik maupun mancanegara akan mencapai sekitar 60 juta orang pada tahun 2014  merupakan target pasar yang menggiurkan. Perkembangan ini bukan hanya dapat dinikmati oleh Maskapai penerbangan tetapi juga oleh semua komponent yang mendukung industri penerbangan, termasuk anda.

 

Mungkin bagi anda yang ingin membuka Usaha Travel Agent atau usaha biro perjalanan wisata, anda membutuhkan informasi untuk membuat legal usaha travel agent atau usaha biro perjalanan wisata anda. Ada beberapa persyaratan yang harus anda penuhi sebelum membuka usaha travel agent atau usaha biro perjalanan wisata ini.

 

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Sat, 13 Oct 2012 10:37:52 +0000
Izin Usaha Industri (IUI) http://ukmkecil.com/perizinan/izin-usaha-industri-iui http://ukmkecil.com/perizinan/izin-usaha-industri-iui Izin Usaha Industri (IUI)

Persyaratan Izin Usaha Industri

Izin Usaha Industri (IUI) Tingkat Kabupaten atau Kota

Sebagai UKM Kecil tentu kita pertama kali berusaha di tempat usaha kecil, terkadang guna mendukung legalitas usaha kecil kita. Kita memerlukan izin usaha, salah satunya izin usaha industri bila usaha kecil menengah kita bergerak di bidang industri. Sebagai contoh kita membuka usaha percetakan logam atau membuat Vleg mobil, maka usaha kita sudah dikategorikan sebagai usaha industri walaupun hanya dalam skala kecil. untuk itu kita memerlukan izin usaha industri.

 

Izin usaha industri wajib di miliki bila usaha yang kita miliki mempunyai modal di atas Rp 5 juta hingga Rp 200 juta, kita dapat mengajukan izin usaha industri di Pelayanan Perizinan Terpadu Daerah Tingkat II Kabupaten atau Kota. Sedangkan bila usaha sudah berkembang dan meliputi usaha besar dapat mengajukan di Pelayanan Perizinan Terpadu Tingkat I Provinsi atau BKPM bila sudah mencapai tingkat nasional

Dasar Hukum

Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 41/M-IND/PER/6/2008 Tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Izin Usaha Industri, Izin Perluasan dan Tanda Daftar Industri

Persyaratan Izin Usaha Industri (IUI) Tingkat Kabupaten atau Kota

A. Izin Usaha Industri (Baru)

  1. Mengisi formulir permohonan
  2. Foto copy KTP Direksi dan Dewan Komisaris
  3. Foto copy NPWP
  4. Foto copy Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya
  5. Foto copy Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  6. Surat keterangan Domisili Perusahaan
  7. Surat Rekomendasi dari Lurah dan Camat setempat
  8. Foto copy UKL/UPL serta dan atau AMDAL bagi perusahaan industri yang mengandung dampak pencemaran
  9. Foto copy Surat Izin Gangguan/HO
  10. Foto copy SIUP dan TDP
  11. Persyaratan tambahan yang mungkin di butuhkan oleh masing-masing Kabupaten/Kota

 

B. Persetujuan Prinsip

 

  1. Mengisi formulir permohonan
  2. Foto copy KTP Direksi dan Dewan Komisaris
  3. Foto copy NPWP
  4. Foto copy Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya
  5. Surat Rekomendasi dari Lurah dan Camat setempat

 

Waktu Kerja

10 (sepuluh) hari kerja

 

Sumber
bekasikota.go.id

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Sat, 22 Sep 2012 07:12:15 +0000
Izin Usaha Tetap (IUT) http://ukmkecil.com/perizinan/izin-usaha-tetap-iut http://ukmkecil.com/perizinan/izin-usaha-tetap-iut Izin Usaha Tetap (IUT)

 

Masalah perizinan, diatur oleh Inpres No.5 Tahun 1984 Tanggal 11 April 1984 tentang Pedoman Penyelenggaraan dan Pengendalian Perizinan di Bidang Usaha. Aturan izin usaha dibuat supaya pelaksanaan pada setiap pendirian usaha bisa berjalan dengan baik, terstruktur dengan tata cara hukum yang berlaku, serta bisa dipertanggung jawabkan legalitasnya.

 

Izin usaha sangat penting diperlukan guna mendukung berjalannya suatu kegiatan usaha, baik itu usaha perseorangan, usaha kecil dan menengah (UKM) maupun usaha berskala besar. Memiliki izin usaha artinya mempunyai identitas bagi usaha Anda, hingga usaha yang dijalankan merupakan legal dan sah sbab mempunyai lisensi atau izin dari instansi pemerintah yang berwenang. Salah satu izin usaha tersebut adalah izin usaha tetap sebagai izin operasional.

 

Izin Usaha Tetap (IUT) merupakan izin yang di terbitkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atau Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) untuk perusahaan (badan usaha PT) yang didirikan dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA) atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

 

Kewenangan perizinan oleh BKPM jika ditinjau dari konteks UU No. 22 Tahun 1999 dan UU No.32 Tahun 2004, yang menjadi kewenangan daerah. Pasal 13 dan Pasal 14 UU No. 32 mengisyaratkan, palayanan administrasi penanaman modal merupakan urusan wajib provinsi bagi yang berskala provinsi, serta adalah urusan wajib kabupaten atau kota bagi yang berskala kabupaten atau kota. Dengan terbitnya Keputusan Presiden tersebut, BKPM menjadi ujung tombak bagi perizinan investasi Indonesia, sehingga dirasakan terdapat resentralisasi perizinan investasi dari daerah kepada BKPM.

 

Dalam pelaksanaan perizinan penanaman modal sebagaimana terdapat dalam pedoman tata cara berinvestasi yang dikeluarkan oleh BKPM terdapat jenis izin yang harus diurus, yaitu:

 

  1. Izin angka pengenal importer terbatas,
  2. Izin Usaha Tetap atau Perluasan,
  3. Rencana penggunaan tenaga kerja asing,
  4. Rekomendasi Visa bagi penggunaan tenaga kerja asing,
  5. Perpanjangan izin mempekerjakan tenaga kerja asing yang bekerja lebih dari satu provinsi,
  6. Fasilitas pembebasan atau keringanan bea masuk atas pengimporan barang modal, atau bahan baku / penolong.
  7. Fasilitas fiskal lainnya.

 

Perizinan yang diterbitkan Pemerintah Provinsi sesuai kewenangannya, terdiri dari:

  1. Perpanjangan izin mempekerjakan tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah kabupaten atau kota dalam satu provinsi.

 

Perizinan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota atau Kabupaten, yaitu:

  1. izin lokasi,
  2. Sertifikat hak atas tanah,
  3. izin mendirikan bangunan (IMB),
  4. izin Undang-Undang Gangguan (UUG/HO).

 

Izin Usaha Tetap (IUT) diberikan sebagai izin operasional untuk melaksanakan kegiatan usaha komersial dibidang Perdagangan Barang/Jasa atau dibidang Industri sebagai pelaksanaan atas Surat izin Persetujuan Investasi PMA (Penanaman Modal Asing) atau PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) yang sebelumnya diperoleh perusahaan penanaman modal.

 

Penggolongan izin Usaha PMA/PMDN adalah:

  1. Perusahaan yang bergerak dibidang Perdagangan Umum, Barang atau Jasa lainnya diberikan Izin Usaha Tetap sebagai izin operasional.
  2. Perusahaan yang bergerak dibidang Industri atau Pabrikasi di luar pertambangan minyak, gas dan panas bumi, diberikan izin Usaha Industri sebagai izin operasional.

 

Ketentuan izin Usaha Tetap:

Izin Usaha Tetap diberlakukan sebagai ketentuan apabila:

  1. Telah berproduksi,
  2. Telah melebihi batas waktu yang diberikan (3 tahun).

 

Syarat membuat izin Usaha Tetap :

1. Fotokopi Akte Notaris dan Perubahan.

2. Fotokopi SK Kehakiman dan Perubahan.

3. Fotokopi domisili.

4. Fotokopi NPWP.

5. Fotokopi SP BKPM (Surat Persetujuan Badan Koordinasi Penanaman Modal).

6. Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

7. Fotokopi izin Mendirikan Bangunan (IMB).

8. Sewa menyewa kantor.

9. Fotokopi Undang-Undang Gangguan (UUG)/HO.

10. Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Lama proses 14 hari kerja.

 

Masa Berlaku izin Usaha Tetap (IUT)

izin Usaha Tetap (IUT) untuk Penanaman Modal Asing (PMA) berlaku selam 30 (tiga puluh) tahun. Izin Usaha Tetap untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berlaku selama perusahaan beroperasi atau berprodukasi.

Sumber

Kementerian Perdagangan RI

Kementerian Perindustrian RI

BKPM

Kementrian Keuangan RI

]]>
dodysofyan82@gmail.com (Dody Tabrani) perizinan Sat, 22 Sep 2012 05:02:41 +0000