Cara Membuat SKDU

perizinan

User Rating: / 1
PoorBest 
Cara Membuat SKDU - 5.0 out of 5 based on 1 vote

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Cara Membuat SKDU

SKDU


Cara Membuat SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha)
Surat keterangan domisili usaha dikeluarkan oleh kecamatan setempat, dimana wirausaha yang kita lakukan berjalan. Surat keterangan domisili usaha berguna untuk mendeskripsikan wirausaha yang kita miliki. Mulai dari jenis usaha, tempat usaha, status tempat usaha dan pemilik usaha. Surat keterangan domisili usaha juga menjadi syarat saat mengurus izin usaha lebih lanjut seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan) di Dispenda Kabupaten/Kotamadya II hingga perizinan skala nasional untuk industri pertambangan dan industri besar lainnya.


Surat keterangan domisili usaha ditandatangani oleh camat. Bisa kita urus di kantor kecamatan setempat dengan menyertakan surat pengantar dari RT/RW dan Surat Keterangan Usaha atau rekomendasi dan lurah/kepala desa. Berikut ini persyaratan surat keterangan domisili usaha yang harus kita penuhi dalam mengurus Surat keterangan domisili usaha.

Persyaratan SKDU


Persyaratan Untuk Usaha Perorangan

  1. Surat Permohonan Kepada Camat Setempat
  2. Surat Keterangan Usaha atau rekomendasi dari Lurah Setempat
  3. Foto Copy KK dan KTP Pemohon atau Penanggung-jawab Usaha
  4. Surat Keterangan Sewa-Menyewa tempat usaha
  5. Surat Pernyataan Kepemilikan Usaha (dibuat dan ditandatangani di atas Materai 6000)
  6. Sketsa atau Denah Lokasi Usaha
  7. Pas Photo ukuran 3×4 sebanyak 2 (dua) lembar
  8. Surat Sempadan untuk kategori usaha (Toko Bangunan, Salon, Rumah Makan, Bilyard, Bengkel) kecuali permainan Elektronik tidak boleh dilokasi perumahan
  9. Surat Pengantar dari pengurus RT/RW setempat (bila lokasi usaha di Perumahan)


Persyaratan Untuk Perusahaan yang berbadan Hukum/Yayasan/Koperasi

  1. Surat Permohonan Kepada Camat Setempat
  2. Surat Keterangan Usaha atau rekomendasi dari Lurah Setempat
  3. Foto Copy KTP Pemohon atau Penanggung-jawab Usaha
  4. Foto Copy Akte Pendirian Perusahaan (baik Pusat maupun Cabang)
  5. Surat Keterangan Sewa-Menyewa tempat usaha
  6. Sketsa atau Denah Lokasi Usaha
  7. Surat Penanaman Modal Asing (jika penanggungjawab WNA)
  8. Pas Photo ukuran 3×4 sebanyak 2 (dua) lembar
  9. Surat Pengantar dari pengurus RT/RW setempat (bila lokasi usaha di Perumahan)

 

Tempat Mengurus Surat Keterangan Domisili Usaha

Tempat mengurus SKDU bisa dilakukan di kantor kecamatan setempat, tepatnya unit pelaksana dan Kasi pembangunan dan pemberdayaan  masyarakat. Dengan memiliki SKDU, maka usaha kecil kita bisa lebih tenang dari segi legalitas. Dan bila suatu sat terus berkembang, bisa langsung mengurus SIUP bagi usaha kecil kita. Semoga membantu, salam UKM.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!