Pasca Panen Budidaya Jagung

pelatihan pertanian

User Rating: / 2
PoorBest 
Pasca Panen Budidaya Jagung - 3.0 out of 5 based on 2 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Pasca Panen Budidaya Jagung

 

paska panen budidaya jagung manis

 

Setelah penanaman budidaya jagung, yang tak kalah penting adalah bagaimana pengelohan saat panen dan paska panen agar kita mendapat hasil yang maksimal dan sesuai dengan peruntukan target pasar yang kita inginkan.

 

Pelatihan Pertanian Panen dan Pasca Panen Jagung

 

1. Ciri dan Usia Panen Jagung

Usia Jagung siap panen antara  86-96 hari setelah di tanam. Jagung untuk sayur (jagung muda, baby corn, sweet corn) dipanen sebelum bijinya terisi penuh (diameter tongkol 1-2 cm) sedangkan  jagung rebus, jagung bakar, jagung manis dipanen ketika matang susu. Jagung untuk beras jagung, pakan ternak, benih, tepung jagung dll dipanen jika sudah matang fisiologis.

 

2. Cara Panen Jagung

Putar tongkol jagung berikut kelobotnya atau patahkan tangkai buah jagung.

 

3. Pengupasan Jagung

Jagung dikupas saat masih menempel pada batang atau setelah pemetikan selesai, agar kadar air dalam tongkol dapat diturunkan sehingga cendawan dan atau jamur  tidak tumbuh.

 

4. Pengeringan Jagung

Pengeringan jagung dengan sinar matahari +7-8 hari hingga kadar air lebih dari  9% -11 % atau dengan mesin pengering.

 

5. Pemipilan Jagung

Setelah kering jagung dipipil dengan tangan atau alat pemipil jagung.

 

6. Penyortiran dan Penggolongan Jagung

Biji-biji jagung dipisahkan dari kotoran atau apa saja yang tidak dikehendaki (sisa-sisa tongkol, biji kecil, biji pecah, biji hampa, dll). Penyortiran untuk menghindari serangan jamur, hama selama dalam penyimpanan dan menaikkan kualitas panenan. Golongkan jagung menurut kwalitasnya, Jagung dengan kwalitas baik dapat di gunakan untuk bibit tanaman jagung sedangkan jagung kwalitas jelek hanya bisa di gunakan untuk tepung jagung atau pakan ternak.

Budidaya Jagung Manis

Sumber Epetani departemen pertanian

 


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!