Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap water and steam distillation

User Rating: / 7
PoorBest 
Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap water and steam distillation - 5.0 out of 5 based on 7 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation)Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation)
Secara umum proses penyulingan dikenal dengan dengan 3 (tiga) cara yaitu penyulingan dengan air (water distillation), penyulingan dengan air dan uap (water and steam distillation), penyulingan dengan uap (steam distillation). Pada dasarnya prinsip dari ketiga proses penyulingan tersebut diatas adalah sama, hanya berbeda pada cara penyulingannya saja. Dalam penyulingan minyak atsiri bahan yang terpenting dan yang banyak digunakan adalah air, disamping fungsinya sebagai penghasil uap atau steam juga diperlukan untuk bahan pendingin pada kondensor.

Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation)

Penyulingan dengan cara air dan uap bisa kita analogikan dengan proses mengukus saat memasak. Pada cara water and steam distillation ini bahan baku tidak berhubungan langsung dengan air (Indirect Destillation). Bahan baku diletakkan diatas piringan yang bentuknya menyerupai ayakan, lalu kemudian dimasukkan kedalam ketel yang sudah berisi air kira-kira 25% dari tinggi ketel. Uap air yang berasal dari air yang sudah mendidih akan keluar dari lubang-lubang piringan dan mengalir melalui sela-sela bahan dan akan membawa minyak atsiri yang dikandung oleh bahan baku, lalu kemudian dialirkan kedalam corong pisah melalui pipa yang berhubungan dengan kondensor(sistem pendingin).

 

Kelebihan Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation)

Ada beberapa kelebihan metode penyulingan dengan air dan uap (water and steam destillation) yaitu hanya memerlukan sedikit air hingga dapat menyingkat waktu proses penyulingan dan alatnya sederhana namun bisa menghasilkan minyak atsiri dalam jumlah yang cukup banyak hingga efisien dalam penggunaan.

Metode penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation) ini bisa dilengkapi sistem kohobasi, yakni air kondensat yang keluar dari separator masuk kembali secara otomatis ke dalam ketel bahan baku supaya meminimalkan kehilangan air serta dapat mengurangi biaya produksi. Disisi lain, sistem kohobasi ini juga lebih menguntungkan sebab terbebas dari proses hidrolisa terhadap komponen minyak atsiri dan proses difusi minyak dengan air panas. Hal ini dikarenakan bahan tidak berhubungan langsung dengan air yang mendidih, disamping itu dekomposisi minyak akibat panas akan lebih baik dibandingkan dengan metode uap langsung (steam distillation).

Metode Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation) ini bisa menghasilkan uap dan panas yang stabil oleh karena tekanan uap yang konstan. Uap berpenetrasi secara merata kedalam jaringan bahan dan uap air yang dihasilkan dalam keadaan jenuh basah (tekanan rendah) dan akan naik melalui bahan sehingga bisa mempertahankan suhu sampai 100°C. Kekurangannya adalah metode ini tidak cocok untuk minyak atsiri yang rusak oleh panas uap air, serta membutuhkan waktu destilasi yang lebih panjang untuk hasil yang lebih banyak (Sumitra 2010).

Jumlah minyak yang menguap bersama-sama uap air ditentukan oleh tiga faktor, yaitu: besarnya tekanan uap yang digunakan, berat molekul dari masing-masing komponen dalam minyak dan kecepatan minyak yang keluar dari bahan.  Hal yang perlu diperhatikan pada saat penyulingan adalah agar suhu dan tekanan, tetap seragam dan tidak menurun secara tiba-tiba selama proses distilasi berlangsung.

Bagian dan cara kerja Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap water and steam distillation

Alat Penyulingan atau Ketel Bahan Baku
Guna memperoleh hasil minyak atsiri yang berkualitas, bahan alat harus yang tidak bereaksi/menimbulkan kontaminasi terhadap produk minyak. Material yang baik adalah dengan glass/pyrex dan stainless steel. Untuk material glass hanya mampu untuk skala laboratorium, untuk skala industri kita gunakan stainless steel.
Jenis material stainlees steel mulai dari yang paling bagus antara lain :

Material Pharmaceutical Grade (SUS 316)
Material Food Grade (SUS 314)
Material Mild Mild Steel Galvanized
Material Mild Steel

Untuk keperluan destilasi minyak atsiri biasa digunakan material food grade. Alat ketel bahan baku ini harus memiliki saringan, atau bisa juga terdapat wadah lain di dalam ketel penyulingan sebagai tempat bahan baku.
Perlu diperhatikan juga penggunaan jacket ketel atau sekat kalor bila proses penyulingan berada didaerah dingin seperti di pengunungan, ini dimaksudkan supaya bisa mengurangi kehilangan kalor panas. Jangan lupa dipasang juga accessories control dan safety device yang minimal berupa thermometer, manometer tekanan (pressure gauge) dan safety valve untuk alat destilasi yang menggunakan boiler.
Saringan dan Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation)

Tempat bahan baku dalam ketel penyulingan terpisah

Kondensor (Pendingin)
Kondensor berfungsi untuk kondensasi (mengembunkan) uap yang keluar dari ketel. Prinsip kerja alat ini adalah merubah fase uap menjadi fase cair karena pertukaran kalor pada pipa pendingin. Pada alat berskala laboratorium dapat memakai condensor lurus (liebig), sedang untuk skala industri mesti memakai kondensor yang lebih besar. Kondensor untuk skala produksi berbahan stainless dalam bentuk pipa spiral agar kontak dengan air pendingin lebih lama dan area perpindahan kalor juga lebih panjang.

pendingin kondensor water and steam distillation

Separator (Pemisah Minyak)
Separator berfungsi untuk memisahkan minyak atsiri dengan air berdasarkan perbedaan berat jenis. Separator untuk alat suling sistem kukus kohobasi tersedia 2 macam yaitu untuk minyak dengan density (massa jenis) rendah dan minyak density tinggi.

alat separator pemisah minyak atsiri dengan air

Tangki Penampung ( Receiver Tank )
Tangki penampung digunakan untuk menampung minyak atsiri, dapat terbuat dari bahan glass atau stainless steel. Untuk bahan glass, pakailah botol gelap supaya minyak terhindar dari masuknya sinar matahari langsung sehingga tidak menurunkan grade minyak.

Harga Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation)
Harga mesin penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation) berkisar Rp 10 juta hingga Rp 20 juta untuk ukuran produksi sekelas UKM. Tergantung dari kapasitas produksi, dan kwalitas bahan serta tekanan uap yang dihasilkan. Namun untuk UKM yang terbatas modal usahanya bisa membuat sendiri dari bahan drum bekas, drum untuk ketel bahan baku di beri saringan sehingga bahan baku tidak terendam langsung dengan air. Atau bagi UKM yang sudah mempunyai alat penyulingan minyak atsiri sistem rebus, bisa memakaikan saringan pada ketel bahan bakunya.

Penerapan penggunaan metode tersebut didasarkan atas beberapa pertimbangan seperti jenis bahan baku tanaman, karakteristik minyak, proses difusi minyak dengan air panas, dekomposisi minyak akibat efek panas, efisiensi produksi dan alasan nilai ekonomis serta efektifitas produksi.

Refferensi :


Mulia Wita | Fransisca Pangestu A.| Gita Hapsari | Fatimah Jumiati | Jalal Romansyah. 2013. Praktikum TEKNOLOGI ISOLASI MINYAK ATSIRI . DEPARTEMEN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN - FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN - INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2013
Wikipedia Steam Distillation http://en.wikipedia.org/wiki/Steam_distillation
Aldis Asia. http://aldis-asia.blogspot.com/2012/01/alat-suling-minyak-atsiri-asiri-skala.html
Alat penyulingan Minyak Atsiri dengan air dan uap (water and steam distillation)


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!