Jenis-jenis Mie

kursus

User Rating: / 3
PoorBest 
Jenis-jenis Mie - 5.0 out of 5 based on 3 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Jenis-jenis Mie

cara membuat mie instan
Di era masyarakat yang ingin serba instan ini, mie sangat digemari. Bukan hanya masyarakat Indonesia perkotaan, namun juga sudah merambah ke pedesaan akibat gaya hidup serba praktis ini. Mie yang paling dikenal oleh masyarakat adalah mie instan, karena pasokkan banyak dan cara menyajikannya yang mudah dan cepat. Mie lain yang biasa dikenal masyakarat adalah mie kuning yang merupakan mie basah, biasanya dijual di pasar-pasar dan dipakai pada acara besar maupun usaha makanan seperti baso, soto mie dll.


Berbagai macam usaha makanan yang memakai bahan baku mi saat ini berkembang dengan pesat. Munculnya berbagai kreasi baru pada usaha mi seperti mie ramen, mie tok tok, mie aceh dan lainnya membuat masyarakat semakin menyukai mie. Berikut ini adalah jenis-jenis mie dan bahan-bahan membuat mie.

 

Jenis-jenis Mie


Secara garis besar, mie dibedakan menjadi 4 macam jenis. Hal ini dikelompokkan berdasarkan cara pengolahan atau cara pembuatan mie tersebut. Berikut jenis-jenis mie yang bisa di ikuti.

Jenis-jenis Mie

cara membuat mie mentah atau mie segar
1. Mie mentah atau mie segar (fresh noodle/raw noodle)

Mie mentah merupakan mie yang tidak mengalami proses tambahan lain sesudah dilakukan pemotongan mie dengan kadar air 35%. Mie mentah biasanya terbuat dari tepung terigu jenis keras supaya mudah penanganannya. Jenis mie mentah ini umumnya dipakai sebagai bahan baku usaha mie seperti mie ayam, mie ramen dll
cara membuat mie basah
2. Mie Basah (wet noodle)

Mie basah merupakan jenis mie yang sudah mengalami proses perebusan air mendidih sesudah tahap pemotongan mie dan sebelum dipasarkan. Kadar air mi basah bisa mencapai 52%, ini menyebabkan daya tahap mie basah relatif singkat, hanya sekita 48 jam di suhu ruang. Mie basah sering dikenal dengan nama mie kuning, biasa digunakan sebagai mie pelengkap pada baso atau membuat masakan mie rumahan.
cara membuat mie telor atau mie kering
3. Mie kering atau mi telor (dry noodle)

Mie kering merupakan mi mentah yang sudah dikeringkan dengan kadar air antara 8-10% saja. Pengeringan mie kering biasanya dilakukan dengan menjemur di bawah sinar matahari, atau juga dengan memakai oven. Mie kering mempunyai daya taha yang relatif panjang, serta mudah dalam penanganan. Mie kering ini sering kali dikenal dengan nama mie telor, sebab sering ditambahkan dengan telor segar atau tepung telor.

4. Mie Instan


Mie instan merupakan mie yang paling dikenal belakangan ini, terutama oleh masyarakat umum. Mie Instan merupkan mi yang sudah mengalami proses gelatinisasi, ini membuat cara menghidangkan mie instan cukup dengan di rebus menggunakan air mendidih.  Mie instan umumnya mengacu pada produk-produk stemed & deep fried atau yang dikukus dan digoreng dalam minyak. Mie instan dibuat dengan menambahkan beberapa proses sesudah diolah menjadi mie segar. (Lihat cara membuat mie skala ukm) Tahap-tahap ini meliputi pengukusan, pencetakkan serta pengeringan. Kadar air pada mie instan biasanya hanya mencapai 5% hingga 8% saja, ini membuat mie instan memiliki daya tahan yang relatif lama.

Setelah membahas jenis jenis mie ini, berikutnya kita akan membahas bahan-bahan pembuat mie. Termasuk diantaranya beberapa bahan khusus untuk mengentalkan adonan dan membuat mie tidak mudah putus/patah.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!