Cara Membuat Kue Keranjang

kursus

User Rating: / 5
PoorBest 
Cara Membuat Kue Keranjang - 5.0 out of 5 based on 5 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Cara Membuat Kue Keranjang

Cara membuat kue keranjang


Cara membuat kue keranjang atau resep dodol cina yang biasa juga disebut dengan nama dodol betawi dan Nian gao / nie kwe ini cukup melelahkan, walau begitu kue keranjang selalu hadir setiap pergantian tahun cina. Setiap tahunnya, kaum Tionghoa biasanya memakan kue keranjang terlebih dahulu sebelum memakan nasi. Hal ini dilakukan dengan harapan supaya senantiasa beruntung dan bernasib baik pada semua pekerjaan yang dilakukan sepanjang tahun ini.

Ada beberapa resep dan tehnik dalam membuat kue keranjang, setiap usaha kue keranjang yang di jalankan secara turun temurun umumnya memiliki resep kue ranjang rahasia tersendiri. Walau begitu bahan dasar utamanya tetap sama, yaitu tepung beras ketan, gula merah/aren dan santan kelapa. Sedangkan tehnik yang membedakan dalam cara membuat kue keranjang adalah ada yang di kukus dan ada yang langsung tanpa di kukus. Biasanya, bila membuat kue keranjang hanya untuk keluarga saja tidak perlu di kukus, cukup diaduk hingga mengental dan dicetak kedalam cetakan. namun bila membuat dodol cina untuk keperluan usaha, memang harus dikukus setelah proses pencetakan untuk membuat dodol lebih legit dan awet.



Karena ini website tentang UKM Kecil, maka kita akan membahas cara membuat kue keranjang untuk keperluan usaha. Berikut ini resep kue keranjang untuk keperluan usaha yang bisa rekan UKM ikuti yang didapat dalam sebuah wawancara di usaha pembuatan kue keranjang jakarta. Alat utama yang harus di siapkan adalah tungku api dan kuali besar yang terbuat dari tembaga(kenceng)

Resep Kue Keranjang

  • Bahan yang harus disiapkan :
  • 5 ltr beras ketan yang digiling menjadi tepung
  • 10 butir kelapa diparut
  • 5 lbr daun dadap
  • 1 sendok teh kapur sirih.
  • 5 kg gula aren.
  • 1 sendok teh garam
  • 6 liter air panas

Cara membuat kue keranjang :

  1. Kelapa yang diparut dikukus sebentar, setelah itu diangkat dan disimpan kedalam baskom. Tuang air panas sebanyak 6 liter, kemudian diperas. Hal ini dilakukan agar santannya dapat lebih menghasilkan minyak.
  2. Santan hasil perasan dimasak dalam kuali dengan api yang besar, aduk terus hingga menghasilkan minyak.
  3. Iris gula merah supaya lebih cepat menyatu dengan santan,  tuang kekuali yang berisi santan yang sudah menjadi minyak sambil terus diaduk dengan api kecil hingga mengental.
  4. Kelapa parut sisa perasan pertama diperas kembali untuk menghasilkan sedikit santan yang dipakai pada adonan tepung ketan, santan hasil perasan kedua ini dicampur dengan kapur sirih dan daun dadap hingga santannya berwarna agak kekuningan. Saring kembali dan buang ampasnya, kemudian aduk dengan tepung ketan hingga mengental.
  5. Campurkan adonan tepung ketan yang sudah mengental kedalam campuran gula dan santan yang ada dikuali, diaduk terus dengan api kecil hingga adonan menyatu dan matang. Berikan sedikit garam, pengadukan bisa memakan waktu hingga 6 jam.
  6. Sesudah adonan tercampur dengan rata dan matang (adonan cukup kalis), adonan dicetak ke dalam keranjang-keranjang kecil yang dilapisi plastik atau daun pisang.
  7. Selanjutnya kue dikukus selama 3-14 jam di dalam tungku besar dengan menggunakan kayu bakar.

Cara membuat kue keranjang

resep kue keranjang
Beberapa hal dalam membuat dodol cina yang harus diperhatikan:

  • Dodol cina mesti dimasak dengan api kecil. Api yang besar akan membuat dodol terlalu cepat matang namun tidak sempurna atau tidak merata.
  • Tidak memakai kompor gas atau kompor minyak tanah. Memasak dodol cina mesti memakai kayu bakar (dibeberapa tempat usaha malah menggunakan blarak alias daun kelapa kering / pelepahnya). Jika memakai gas atau minyak tanah, rasanya menjadi kurang enak.
  • Adonan dodol betawi ini mesti diaduk secara merata dan terus-menerus. Bila pengadukan tidak merata, kue cina ini tidak matang dengan sempurna, begitu juga bila tidak diaduk secara terus-menerus. Pengadukan tanpa berhenti bisa memakan waktu hingga 6 jam. Menjelang kue keranjang matang, kue akan semakin lengket yang membuat pengadukan menjadi tambah sulit dan berat
  • Pengadukan mesti tetap perlahan, tidak boleh terlalu cepat atau menggebu-gebu. Bila diaduk cepat-cepat, pengaduk akan cepat lelah dan dodol menjadi tidak merata kematangannya.
  • Tidak boleh bicara sembarangan. Dari sisi ilmiah, hal ini dimaksudkan agar menjaga agar konsentrasi tetap pada pembuatan dodol, bukan yang lain. Bicara kotor, baik dalam arti harfiah maupun arti kiasan dipercaya akan membuat rasa dodol menjadi tidak enak.


Kue keranjang memang hanya banyak muncul di saat-saat tertentu saja, seperti pada waktu lebaran, acara pernikahan, tahun baru imlek dan acara-acara khusus lainnya. Banyak usaha kue keranjang yang hanya berproduksi saat menjelang moment tertentu saja, ini membuat usaha kue keranjang ini kurang ekonomis bila tidak dilakukan secara terus menerus. Kesabaran merupakan kunci dalam usaha kue keranjang, baik itu kesabaran dalam membuatnya maupun kesabaran dalam menjalankan usahanya.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!