Bank Pelaksana KUR - Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat

Written by Dody Tabrani

User Rating: / 12
PoorBest 
Bank Pelaksana KUR - Kredit Usaha Rakyat - 4.3 out of 5 based on 12 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Bank Pelaksana KUR - Kredit Usaha Rakyat

Mungkin banyak yang bertanya kemanakah kita harus datang untuk mengajukan KUR atau Kredit Usaha Rakyat. KUR atau Kredit Usaha rakyat dapat anda ajukan di bank pelaksana KUR, baik itu Kantor pusat, kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor unit pelayanan atau kantor unit desa, atau ke lembaga yang terhubung / linkage yang bekerjasama dengan bank, baik itu yang ada di Ibukota Provinsi, Kabupaten atau Kotamadya, Kecamatan, Kelurahan atau Desa tempat lokasi keberadaan UKM.

 

Berikut Ini Bank Pelaksana KUR - Kredit Usaha Rakyat:

 

Bank Umum Nasional

1. PT BNI (Persero) Tbk

2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

3. PT. Bank BTN (Persero) Tbk

4. PT. Bank Syariah Mandiri

5. PT. Bukopin

6. PT.Bank BRI (Persero) Tbk

 

 

Bank Pembangunan Daerah :

1. Bank pembangunan Daerah

2. PT Bank Jabar- Banten

3. PT Bank Nagari

4. BPD DI Yogyakarta

5. PT Bank Jateng

6. PT Bank Kalbar

7. PT Bank Jatim

8. BPD Kalsel

9. PT Bank Kalteng

10. PT Bank Papua

11. PT Bank Sulut

12. BPD NTB

13. PT Bank Maluku

14. PT Bank DKI

 

Lembaga Penghubung Linkage

Lembaga Penghubung Linkage merupakan lembaga keuangan yang mengadakan kerjasama dengan Bank pelaksana KUR, untuk meneruskan pinjaman KUR dari Bank kepada UMKMK / UKM penerima KUR.

Lembaga Penghubung Linkage diantaranya Koperasi Sekunder, Koperasi Primer ( Koperasi Simpan Pinjam, Unit Simpan Pinjam Koperasi ), Badan Kredit Desa (BKD), Baitul Mal Wa Tanwil (BMT), Bank Perkreditan Rakyat atau Syariah (BPR/BPRS),

Lembaga Keuangan Non Bank, Lembaga Keuangan Mikro Lainnya.

Perusahaan Penjaminan, PT. Askrindo dan Perum Jamkrindo.

 

Bagi anda yang ingin mengajukan KUR dapat datang langsung ke salah satu Bank pelaksana atau Lembaga penghubung linkage di mana anda berada. Anda mungkin harus mempersiapkan beberapa persyaratan mengajukan KUR seperti :

 

  1. Identitas diri calon penerima KUR, seperti KTP,Kartu Keluarga, Keterangan Domisili.
  2. Legalitas Usaha seperti Akte Pendirian usaha, Data Usaha
  3. Perizinan Usaha seperti SIUP, TDP, Izin gangguan HO, dll
  4. Laporan Keuangan Usaha
  5. Proposal Usaha
  6. Persyaratan lain sesuai ketentuan Bank yang mungkin di tambahkan

 

Semoga informasi ini dapat membantu anda dalam mengembangkan usaha kecil anda, silahkan lihat juga Prosedur Mengajukan KUR.

Sumber:
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DAN RETRUKTURISASI USAHA
KEMENTERIAN NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH
REPUBLIK INDONESIA
 

Prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat

Written by Dody Tabrani

User Rating: / 88
PoorBest 
Prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat - 4.7 out of 5 based on 88 votes

Prosedur dan cara mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

Tentunya banyak yang bertanya bagaimana prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat. Berikut ini cara mengajukan KUR - kredit usaha rakyat yang bisa membantu anda untuk menambah permodalan dan meningkatkan ekspansi usaha kecil. prosedur mengajukan KUR tidaklah sulit, namun sebelumnya anda harus mengurus perizinan usaha ukm anda terlebih dahulu sebagai syarat pengajuan kredit usaha rakyat.

 

Prosedur dan cara mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

1. UKM calon penerima KUR dapat mengajukan kredit atau pembiayaan KUR pada salah satu Bank pelaksana KUR. Dapat ke kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor unit pelayanan atau kantor unit desa, atau ke lembaga yang terhubung - linkage yang bekerjasama dengan bank, yang ada di Ibukota Provinsi, Kabupaten atau Kotamadya,Kecamatan, Kelurahan atau Desa tempat lokasi keberadaan UKM.

2. UKM calon penerima KUR harus menyerahkan dokumen - dokumen pendukung persyaratan kredit atau pembiayaan yang ditetapkan Bank Pelaksana KUR, yaitu :

  • Identitas diri calon penerima KUR, seperti KTP,Kartu Keluarga, Keterangan Domisili.
  • Legalitas Usaha seperti Akte Pendirian usaha, Data Usaha
  • Perizinan Usaha seperti SIUP, TDP, Izin gangguan HO, dll
  • Laporan Keuangan Usaha
  • Proposal Usaha
  • Persyaratan lain sesuai ketentuan Bank yang mungkin di tambahkan

3. Bank Pelaksana KUR akan melakukan evaluasi terhadap usulan kredit atau pembiayaan yang diajukan UKM calon penerima KUR.

 

Keputusan Pemberian KUR - Kredit Usaha Rakyat

Keputusan pemberian KUR terhadap UKM sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Pelaksana.

 

Jangka Waktu KUR - Kredit Usaha Rakyat

  • Jangka waktu KUR tidak melebihi 3 / tiga tahun untuk modal kerja, dan 5 / lima tahun untuk investasi.
  • KUR bagi tanaman keras diberikan langsung tanpa perpanjangan yaitu 13 tahun.
  • Suplesi, perpanjangan atau restrukturisasi bisa diperpanjang menjadi maximal 6 / enam tahun bagi modal kerja, atau 10 / sepuluh  tahun bagi investasi.

 

Mekanisme penyaluran KUR - Kredit Usaha Rakyat

1. Secara Langsung, artinya Bank langsung menyalurkan KUR ke UKM yang mengajukan kredit atau pembiayaan.

2. Secara Tidak Langsung, artinya Bank menyalurkan KUR melalui Lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Bank pelaksana KUR.

  • Bagi penyaluran secara tidak langsung melalui lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Bank sebagai Eksekuting, maka bisa memutuskan sendiri usulan kredit atau pembiayaan yang diajukan UKM dengan bunga maksimal 22% efektif pertahun, platfom maksimal Rp 100 juta per UKM. Penyaluran maksimal ke Lembaga penghubung Linkage sebagai Eksekuting adalah Rp 2 miliar.
  • Bagi penyaluran secara tidak langsung melalui lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Banksebagai Chanelling, maka lembaga penghubung  linkage akan meneruskan ke Bank pelaksana dengan platfond, suku bunga mengikuti ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

 

 

Sumber:
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DAN RETRUKTURISASI USAHA
KEMENTERIAN NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH
REPUBLIK INDONESIA
   

Page 3 of 3

<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>