Tips Mengajukan Kredit Usaha Kecil Menengah

Kredit Usaha Rakyat

Written by Dody Tabrani

User Rating: / 42
PoorBest 
Tips Mengajukan Kredit Usaha Kecil Menengah - 5.0 out of 5 based on 42 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Tips Mengajukan Kredit Usaha Kecil Menengah

Tips Mengajukan Kredit Usaha Kecil Menengah

Urusan permodalan memang sering jadi kendala dalam mengembangkan bisnis usaha kecil, terutama bagi kita yang baru mulai usaha dan ingin memperkuat modal usaha kita. Salah satu opsi dalam mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah dengan mengajukan Kredit Usaha Rakyat dan bisa juga kredit bisnis ke bank sebagai solusi menambah modal ataupun sebagai cadangan cash flow. Banyak di antara wirausaha kecil yang merasa takut atau pesimistis untuk mendapat modal usaha dari bank dan ini adalah beberapa tips yang bisa membantu proses mengajukan kredit usaha kecil menengah Anda :

 

 

Kredit Usaha Rakyat - KUR

Kredit Usaha Rakyat

Written by Dody Tabrani

User Rating: / 16
PoorBest 
Kredit Usaha Rakyat - KUR - 4.3 out of 5 based on 16 votes

Kredit Usaha Rakyat

 

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah jenis pembiayaan atau kredit modal kerja dan atau investasi bagi Usaha Mikro, kecil, menengah dan Koperasi (UMKMK) dibidang usaha yang produktif yang layak namun belum Bankable, dengan plafond kredit sampai dengan Rp. 500.000.000, - lima ratus juta rupiah - yang dijamin oleh perusahaan penjaminan yang di tunjuk Pemerintah serta di jalankan oleh Bank Pelaksana atau Lembaga Penghubung Linkage.

 

Manfaat Penyaluran KUR atau Kredit Usaha Rakyat Bagi UMKMK

Memberikan kesempatan bagi UMKMK memperoleh pembiayaan atau kredit untuk melakukan kegiatan Usaha Produktif sehingga dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih produktif lagi atau melakukan ekspansi usaha.

 

UMKMK Yang Bisa Memanfaatkan KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

KUR diperuntukkan bagi UMKMK dalam :

  1. Usaha Perseorangan
  2. Kelompok Usaha
  3. Koperasi
  4. USaha berbadan hukum lain seperti Perseroan Terbatas (PT), CV, Firma, UD, Dll.

 

Usaha Yang Bisa Dibiayai Oleh KUR atau Kredit Usaha Rakyat :

Usaha Produktif misalnya, usaha budidaya itik, budidaya lele, usaha rumahan, perkebunan coklat, usaha kerajinan, penyulingan minyak atsiri, usaha jasa salon kecantikan, rumah makan, bengkel motor, jasa konstruksi bangunan, biro perjalanan, produksi batako, usaha pembuatan genteng, pembuatan batu bata, dan usaha produktif lain.

KUR Tidak Untuk Tujuan Konsumtif (kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, kartu kredit dan kredit konsumtif lain)

 

Ketentuan UMKMK Calon Debitor atau penerima KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

  1. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit, UMKMK Tidak Sedang memperoleh pembiayaan atau kredit dari bank, dan juga Tidak Sedang mendapatkan kredit program dari pemerintah.
  2. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit, bagi UMKMK yang sedang menerima kredit konsumtif ( kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor. Kartu kredit komsumtif lain ) Bisa Menerima KUR.
  3. Usaha yang di miliki UMKMK dinilai layak serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Bank Pelaksana.

 

Ketentuan Kredit Pembiayaan KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

KUR MIKRO

Plafond maksimal KUR Mikro adalah Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah), bunga maksimal adalah 22% efektif per tahun. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit tidak diperlu pengecekan Sistem Informasi Debitur (SID).

KUR RITEL

Plafond maksimal KUR Ritel adalah diatas Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) hingga maksimal Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah), bunga maksimal adalah 14% efektif per tahun. Ketikat mengajukan pembiayaan atau kredit diperlu pengecekan Sistem Informasi Debitur (SID).

Agunan utama : Usaha yang dibiayai

Agunan tambahan : Sesuai ketentuan Bank Pelaksana.

 

Sumber Dana Peminjaman KUR atau Kredit Usaha Rakyat

Sumber dana pembiayaan atau kredit KUR adalah 100% Bersumber Dari Bank Pelaksana KUR.

Pembiayaan atau kredit yang disalurkan (disetujui) Bank Pelaksana KUR, dijamin otomatis oleh perusahaan penjaminan dengan Nilai Penjaminan :

  1. Bagi Sektor Pertanian, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Industri Kecil ; 80%
  2. Bagi Sektor TKI : 80%
  3. Bagi Sektor Lainnya : 70%

 

Imbal Jasa Penjaminan (IJP) dalam hal KUR Di Bayarkan Oleh Pemerintah.

Untuk tata cara pengajuan KUR dapat di lihat di Prosedur Mengajukan KUR

 

Sumber:
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DAN RETRUKTURISASI USAHA
KEMENTERIAN NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH
REPUBLIK INDONESIA
   

Page 2 of 3

<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>