Cara Mencetak Kartu Undangan

Keahlian

User Rating: / 11
PoorBest 
Cara Mencetak Kartu Undangan - 5.0 out of 5 based on 11 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Cara Mencetak Kartu Undangan

Cara Mencetak Kartu Undangan
Usaha Cetak Kartu Undangan ini merupakan usaha yang bisa dilakukan oleh siapapun, terutama bagi kita yang berada di kota besar. Bahkan usaha ini sering disebut usaha tanpa modal, biasanya dari 50 % uang muka yang kita terima sudah mencukupi untuk memenuhi biaya produksinya. Tidak jarang dari uang muka yang kita terima sudah ada sebagian keuntungan yang kita peroleh. Cetak kartu undangan dapat dilakukan dengan teknik sablon atau dengan mesin cetak.

 

Proses Pembuatan Kartu Undangan


A. Tahap Pra Cetak Kartu Undangan

Tahap pra cetak kartu undangan adalah tahap pembuatan desain dan Film dari kartu undangan yang akan diproduksi.

1. Pembuatan desain Kartu Undangan

Tahap proses pembuatan desain umumnya memakai software CorelDraw atau Photoshop, akan lebih mempermudah pekerjaan kita bila kita mau mempelajari kedua software ini. Walaupun  bila kita tidak mengetahui kedua software ini usaha cetak kartu undangan tetap bisa berjalan, saat ini banyak tempat pembuatan desain dengan
biaya yang sangat murah atau dengan menggunakan contoh desain kartu undangan yang telah ada hingga tinggal sedikit merubahnya.

Jenis desain kartu undangan yang mesti kita buat adalah :

a. Printing desain Kartu Undangan

Printing desain Kartu Undangan adalah desain yang berupa teks, atau gambar latar (background) yang akan dicetak pada kartu undangan. Baik itu dalam pola full color maupun mono color dengan berbagai tingkat gradasi warna, dan jangan lupa juga membuat desain untuk kartu ucapan terimakasih. Printing desain Kartu Undangan ini kita simpan dalam bentuk soft copy (flash disk, CD)

b. Hot Print desain (Foil/Emboss)

Hot Print desain adalah desain yang berupa Nama Pengantin, inisial , Kata Undangan, Bissmillah, dll, yang nantinya akan dicetak dalam warna Silver atau Gold, baik yang Flat (datar) maupun yang Timbul (emboss). Desain untuk Foil/Emboss ini kita print pada kertas HVS

c. Punch desain

Punch desain adalah desain untuk membuat pisau pons atau pisau punch, untuk membentuk kartu undangan yang kita inginkan. Misalkan saja kita akan membuat  kartu undangan yang berbentuk hati, oval, atau bulat, dll. Desain ini kita print pada kertas HVS

2. Pembuatan Film, Matres Foil/Emboss, dan Pisau pons

Dari desain yang sudah kita buat (berupa isi dari teks dan gambar latar) pada printing desain, selanjutnya kita buat film  ditempat pembuatan repro film, dengan harga sekitar Rp. 20 - Rp.40/cm2.

Hot print desain yang sudah kita print pada kertas HVS, selanjutnya kita pakai untuk membuat Matres atau cetakan Foil/Emboss ditempat pembuatan matres. Dengan harga sekitar Rp. 250/cm untuk matres foil, dan Rp. 500/cm untuk matres emboss.

Pons desain yang sudah kita print pada kertas HVS, selanjutnya kita pakai untuk membuat pisau pons ditempat pembuatan pisau dengan harga sekitar Rp. 400/cm

3. Pembuatan Plat Cetak

Dari film yang kita buat di tempat repro film, selanjutnya kita buat plat alumunium ditempat pembuatan plat cetak, harganya sekitar Rp. 10.000/plat

4. Bahan Kartu Undangan

Sesudah semua perlengkapan cetak sudah kita siapkan, yaitu berupa Plat Cetak, Matres Foil/Emboss, dan Pisau Pons. Selanjutnya yang mesti kita siapkan adalah bahan baku kertas yang akan kita gunakan untuk kartu undangan tersebut, apakah akan menggunakan kertas yang sudah jadi (blanko) atau custom.

Bila kita akan menggunakan blanko kartu undangan, maka kita harus membeli blanko tersebut dengan jumlah sesuai pesanan, ditambah cadangan sekitar 10 lbr, karena pada saat pencetakan biasanya ada juga cetakan yang gagal, jadi jumlah bahan yang akan dicetak harus ditambah sekitar 10 lbr.

Bila kartu undangan yang akan kita cetak dengan desain tertentu (custom), maka kertas yang kita pakai berupa kertas polos dengan jenis kertas tertentu sesuai pesanan. Jenis kertas yang umumnya dipakai untuk kartu undangan adalah : Art Paper, Jasmine, Hawaii, Acasia, Linen, Conqoure, Melon, dll.

Ukuran kertas tersebut biasanya dijual dalam ukuran Plano (A0) yaitu 108 cm X 78 cm, kertas tsb selanjutnya kita potong dengan ukuran lebih besar 1cm dari ukuran kartu undangan yang akan kita cetak. Pemotongan kertas bisa dilakukan di toko kertas tempat kita membeli kertas tersebut. Harga kertas undangan berkisar Rp. 2500 - Rp. 3500/ lbr Plano, kecuali kertas fancy harganya diatas Rp. 10.000/lbr plano.

B. Tahap Mencetak Kartu Undangan


1. Cara Mencetak Kartu Undangan

Plat cetak dan bahan kartu undangan yang sudah kita siapkan selanjutnya kita bawa ketempat percetakan untuk dicetak dengan mesin GTO, Ryobi, atau mesin Oliver. Ongkos cetak ini sekitar Rp. 60.000/plat. Proses pencetakan memakan waktu sekitar 1 - 2 jam.

2. UV, Laminasi glossy/dop

Guna memperoleh efek glossy, kartu undangan bisa kita lapisi dengan UV atau laminasi glossy, sedangkan untuk efek dop, kartu undangan bisa kita lapisi dengan laminasi dop. Kelemahan lapis UV adalah lapisan UV akan pecah bila kartu undangan kita lipat. Ongkos UV lebih murah dibanding laminasi glossy/dop, hal ini bisa di sesuaikan sesuai pesanan.

3. Cetak Hot Print (Foil/Emboss) dan Rel

Bahan kartu undangan yang sudah selesai dicetak dan dilaminasi, selanjutnya kita bawa ketempat Foil (Foli), untuk dicetak dengan warna Silver atau Gold, baik yang flat ataupun yang timbul. Disini kita serahkan kartu undangan yang sudah dicetak beserta matres foil/emboss yang sudah kita buat sebelumnya. Ongkos cetak hot print sekitar Rp.30 - Rp.50 /matres/lbr kartu undangan.

Sesudah dicetak hot print, ditempat tersebut juga selanjutnya kartu undangan diberi garis lipat dengan menggunakan REL, fungsinya adalah untuk memudahkan dalam melipat kartu undangan. Ongkos rel sekitar Rp.50

4. Punch (pons)

Kartu undangan yang akan dilubangi atau dibentuk dengan bentuk tertentu menggunakan pisau pons, selanjutnya kita serahkan ketempat pons. Ongkos pons ini sekitar Rp. 50/lbr.

C. Finishing

Kartu Undangan yang sudah kita cetak, laminasi, hot print, dan pons, selanjutnya kita bawa ketempat potong kertas untuk dirapihkan pada bagian tepi kartu undangan. Ongkos potong kertas sekitar Rp. 5.000 - Rp. 10.000, untuk semua kartu undangan yang kita potong.

Kartu undangan yang sudah selesai kita potong selanjutnya kita lipat dan kita masukan kedalam amplop plastik OPP, harga amplop plastik ini berkisar Rp. 50 - Rp.100/lbr.

Kartu undangan yang sudah selesai selanjutnya kita serahkan kepada pelanggan beserta Kartu Ucapan Terimakasih, dan Kertas stiker .

Catatan:

  • Untuk proses pembuatan desain, Film, Plat, Matres Foil/Emboss, Pons, Percetakan, dan Toko kertas, biasanya berada dalam satu sentra bisnis.
  • Bagi anda yang berada didaerah, bisa memproduksi kartu undangan dengan sistem sablon sederhana
  • Harga jual kartu undangan rata-rata berkisar 2 X biaya produksi.


Refferensi
Kartu Undangan http://www.belajarsablon.com
Cara Mencetak Kartu Undangan


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!