Resep Jamur Kriuk

kursus

User Rating: / 5
PoorBest 
Resep Jamur Kriuk - 4.6 out of 5 based on 5 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Resep Jamur Kriuk

Resep Jamur Kriuk
Jamur kriuk adalah makanan ringan yang terbuat dari jamur, beberapa jenis jamur bisa di pakai untuk membuat jamur kriuk. Camilan renyah ini sangat di gemari oleh anak anak dan remaja, dan tak jarang orang dewasapun juga menjadi penggemarnya. Berikut ini adalah resep jamur kriuk dengan menggunakan jamur kancing sebagai bahan baku utama pembuatan, anda dapat menggantinya dengan jamur lain asalkan yang biasa di makan.

Resep Jamur Kriuk


Bahan Jamur Kriuk :

  1. 400 gram jamur kancing
  2. 1 bungkus bumbu penyedap rasa ukuran  kecil
  3. 200 gram tepung beras
  4. Air secukupnya
  5. Garam secukupnya
  6. Minyak goreng secukupnya


Bumbu yang dihaluskan:


  1. 6 siung bawang putih dipotong kasar
  2. 6 siung bawang merah dipotong kasar
  3. 2 sendok teh ketumbar


Bumbu untuk taburan:


  • Bumbu keju siap pakai atau bisa menggunakan rasa lain, untuk rasa original bisa di ganti garam halus


Cara Membuat Jamur Kriuk :

  1. Jamur dibersihkan bagian kotorannya, kemudian dicuci bersih. sisihkan dahulu.
  2. Seluruh bahan bumbu halus dicuci bersih lalu dihaluskan.
  3. Persiapkan wadah, masukkan tepung beras serta bumbu halus.  Tuangkan air sedikit demi sedikit hingga adonan menjadi agak kental. Tambahkan garam dan bumbu penyedap, setelah itu aduk kembali hingga rata.
  4. Persiapkan wajan dan panaskan minyak goreng, masukkan satu persatu jamur kancing ke dalam adonan. Setelah itu goreng dalam wajan.
  5. Goreng sampai matang, kering dan renyah diatas api sedang.  Angkat lalu tiriskan dengan saringan minyak.  Biarkan agak dingin terlebih dahulu.
  6. Persiapkan mangkuk , masukkan bumbu keju siap pakai kedalamnya.  setelah itu gulingkan satu persatu jamur yang sudah digoreng dan tidak telalu panas tadi kedalamnya


Jamur kriuk siap anda hidangkan bagi keluarga tercinta anda, anda juga dapat memanfaatkan jamur kriuk sebagai peluang usaha jamur kriuk yang menguntungkan dan membantu menambah penghasilan keluarga.

 

Peluang Usaha Jamur Kriuk

peluang usaha

User Rating: / 14
PoorBest 
Peluang Usaha Jamur Kriuk - 4.4 out of 5 based on 14 votes

Peluang Usaha Jamur Kriuk

Peluang Usaha Jamur Kriuk

Jamur Kriuk adalah makanan baru yang di olah dari jamur, bila biasanya jamur hanya di jadikan sup. Maka, saat ini muncul inovasi baru dalam mengolah jamur manjadi makanan ringan dan di kenal dengan nama jamur kriuk. Jamur kriuk di buat dari jamur yang di goreng dan di lapisi tepung hingga kering dan renyah dan terasa bunyi kriuk saat di makan, jamur kriuk di tambahi berbagai rasa seperti balado, keju, pedas, kari atau gurih original. Ini tergantung resep jamur kriuk yang di buat.

 

Deskripsi Usaha Jamur Kriuk

 

Bahan Baku Jamur Kriuk

Bahan baku utama tentusaja jamur, seluruh jamur konsumsi dapat di buat jamur kriuk. Walau begitu yang terbaik adalah jamur tiram atau jamur merang, jaur tiram akan lebih terasa gurih saat di buat jamur kriuk. Bahan lain adalah tepung, anda dapat menggunakan tepung beras agar lebih terasa renyah.

 

Tempat Usaha Jamur Kriuk

Kawasan ramai atau tempat yang banyak di datangi orang lalu lalang adalah pilih strategis sebagai tempat usaha bagi lokasi ini. Mengingat target usaha ini adalah anak anak dan remaja, maka tempat di sekitar sekolah bisa di jadikan tempat usaha. Anda juga dapat menjual jamur kriuk di depan minimarket atau di pusat perbelanjaan.

 

Perlengkapan Usaha Jaur Kriuk

Perlengkapan usaha kecil jamur kriuk cukup sederhana, hanya peralatan masak biasa di tambahkan dengan gerobak atau etalase sebagai tempat memajang jamur kriuk anda. Berikut adalah perkiraan harga perlengkapan yang di butuhkan.

Perlengkapan Harga - Rp
Gerobak atau Etalase 1.500.000 - 2.000.000
Kompor dan Tabung 200.000 - 300.000
Penggorengan dan Spatula 200.000 - 300.000
Saringan Minyak 10.000- 20.000
Beberapa Baskom 30.000 - 50.000

 

Karyawan

Anda tidak memerlukan karyawan bagi usaha jamur kriuk ini.seluruh kegiatan usaha jamur kriuk dapat anda lakukan sendiri, terkecuali anda memiliki kesibukan lain dan tidak bisa mengelola sendiri usaha anda. Anda dapat memperkerjakan seorang karyawan yang sudah anda latih cara membuat jamur kriuk. Anda dapat membayar karyawan anda dengan kisaran Rp 600.000 - Rp 800.000 atau bisa juga dengan sistem bagi hasil.

 

Promosi dan Pemasaran

Karena usaha ini masih cukup baru, anda memerlukan promosi untuk memperkenalkannya pada orang sekitar. Anda dapat membuat spanduk besar yang mudah terlihat di sekitar lokasi usaha anda, anda juga dapat mendekorasi gerobak anda semenarik mungkin dan mencerinkan usaha anda.

 

Harga sekantong jamur kriuk berkisar antara Rp 5.000 - Rp 6.000, namun ada kalanya anak kecil membeli dengan harga di bawah itu. Anda tetap bisa memberinya dengan mengurangi jumlah takaran jamur tersebut. biasanya berat jamur per kantong berkisar antara 100gr - 200gr. Gunakan kantong kertas untuk membungkus jamur kriuk yang matang.

 

Resiko Usaha Jamur kriuk

resiko terbesar adalah karena makanan ini belum begitu banyak di kenal masyarakat, hal ini akan menghambat usaha anda di awal usaha. Walau begitu, bila anda bisa mengenalkannya kemasyarakat sekitar maka peluang usaha jamur kriuk ini masih sangat menggiurkan. Buatlah spanduk di dekat usaha anda agar orang orang tahu apa yang anda jual. Anda juga dapat membuat merek tersendiri bagi usaha jamur kriuk anda dan kata kata yang udah di ingat ( tag line )

   

Kredit Usaha Rakyat - KUR

Kredit Usaha Rakyat

User Rating: / 16
PoorBest 
Kredit Usaha Rakyat - KUR - 4.3 out of 5 based on 16 votes

Kredit Usaha Rakyat

 

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah jenis pembiayaan atau kredit modal kerja dan atau investasi bagi Usaha Mikro, kecil, menengah dan Koperasi (UMKMK) dibidang usaha yang produktif yang layak namun belum Bankable, dengan plafond kredit sampai dengan Rp. 500.000.000, - lima ratus juta rupiah - yang dijamin oleh perusahaan penjaminan yang di tunjuk Pemerintah serta di jalankan oleh Bank Pelaksana atau Lembaga Penghubung Linkage.

 

Manfaat Penyaluran KUR atau Kredit Usaha Rakyat Bagi UMKMK

Memberikan kesempatan bagi UMKMK memperoleh pembiayaan atau kredit untuk melakukan kegiatan Usaha Produktif sehingga dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih produktif lagi atau melakukan ekspansi usaha.

 

UMKMK Yang Bisa Memanfaatkan KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

KUR diperuntukkan bagi UMKMK dalam :

  1. Usaha Perseorangan
  2. Kelompok Usaha
  3. Koperasi
  4. USaha berbadan hukum lain seperti Perseroan Terbatas (PT), CV, Firma, UD, Dll.

 

Usaha Yang Bisa Dibiayai Oleh KUR atau Kredit Usaha Rakyat :

Usaha Produktif misalnya, usaha budidaya itik, budidaya lele, usaha rumahan, perkebunan coklat, usaha kerajinan, penyulingan minyak atsiri, usaha jasa salon kecantikan, rumah makan, bengkel motor, jasa konstruksi bangunan, biro perjalanan, produksi batako, usaha pembuatan genteng, pembuatan batu bata, dan usaha produktif lain.

KUR Tidak Untuk Tujuan Konsumtif (kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, kartu kredit dan kredit konsumtif lain)

 

Ketentuan UMKMK Calon Debitor atau penerima KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

  1. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit, UMKMK Tidak Sedang memperoleh pembiayaan atau kredit dari bank, dan juga Tidak Sedang mendapatkan kredit program dari pemerintah.
  2. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit, bagi UMKMK yang sedang menerima kredit konsumtif ( kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor. Kartu kredit komsumtif lain ) Bisa Menerima KUR.
  3. Usaha yang di miliki UMKMK dinilai layak serta memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Bank Pelaksana.

 

Ketentuan Kredit Pembiayaan KUR atau Kredit Usaha Rakyat.

KUR MIKRO

Plafond maksimal KUR Mikro adalah Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah), bunga maksimal adalah 22% efektif per tahun. Ketika mengajukan pembiayaan atau kredit tidak diperlu pengecekan Sistem Informasi Debitur (SID).

KUR RITEL

Plafond maksimal KUR Ritel adalah diatas Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) hingga maksimal Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah), bunga maksimal adalah 14% efektif per tahun. Ketikat mengajukan pembiayaan atau kredit diperlu pengecekan Sistem Informasi Debitur (SID).

Agunan utama : Usaha yang dibiayai

Agunan tambahan : Sesuai ketentuan Bank Pelaksana.

 

Sumber Dana Peminjaman KUR atau Kredit Usaha Rakyat

Sumber dana pembiayaan atau kredit KUR adalah 100% Bersumber Dari Bank Pelaksana KUR.

Pembiayaan atau kredit yang disalurkan (disetujui) Bank Pelaksana KUR, dijamin otomatis oleh perusahaan penjaminan dengan Nilai Penjaminan :

  1. Bagi Sektor Pertanian, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Industri Kecil ; 80%
  2. Bagi Sektor TKI : 80%
  3. Bagi Sektor Lainnya : 70%

 

Imbal Jasa Penjaminan (IJP) dalam hal KUR Di Bayarkan Oleh Pemerintah.

Untuk tata cara pengajuan KUR dapat di lihat di Prosedur Mengajukan KUR

 

Sumber:
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DAN RETRUKTURISASI USAHA
KEMENTERIAN NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH
REPUBLIK INDONESIA
   

Bank Pelaksana KUR - Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat

User Rating: / 12
PoorBest 
Bank Pelaksana KUR - Kredit Usaha Rakyat - 4.3 out of 5 based on 12 votes

Bank Pelaksana KUR - Kredit Usaha Rakyat

Mungkin banyak yang bertanya kemanakah kita harus datang untuk mengajukan KUR atau Kredit Usaha Rakyat. KUR atau Kredit Usaha rakyat dapat anda ajukan di bank pelaksana KUR, baik itu Kantor pusat, kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor unit pelayanan atau kantor unit desa, atau ke lembaga yang terhubung / linkage yang bekerjasama dengan bank, baik itu yang ada di Ibukota Provinsi, Kabupaten atau Kotamadya, Kecamatan, Kelurahan atau Desa tempat lokasi keberadaan UKM.

 

Berikut Ini Bank Pelaksana KUR - Kredit Usaha Rakyat:

 

Bank Umum Nasional

1. PT BNI (Persero) Tbk

2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

3. PT. Bank BTN (Persero) Tbk

4. PT. Bank Syariah Mandiri

5. PT. Bukopin

6. PT.Bank BRI (Persero) Tbk

 

 

Bank Pembangunan Daerah :

1. Bank pembangunan Daerah

2. PT Bank Jabar- Banten

3. PT Bank Nagari

4. BPD DI Yogyakarta

5. PT Bank Jateng

6. PT Bank Kalbar

7. PT Bank Jatim

8. BPD Kalsel

9. PT Bank Kalteng

10. PT Bank Papua

11. PT Bank Sulut

12. BPD NTB

13. PT Bank Maluku

14. PT Bank DKI

 

Lembaga Penghubung Linkage

Lembaga Penghubung Linkage merupakan lembaga keuangan yang mengadakan kerjasama dengan Bank pelaksana KUR, untuk meneruskan pinjaman KUR dari Bank kepada UMKMK / UKM penerima KUR.

Lembaga Penghubung Linkage diantaranya Koperasi Sekunder, Koperasi Primer ( Koperasi Simpan Pinjam, Unit Simpan Pinjam Koperasi ), Badan Kredit Desa (BKD), Baitul Mal Wa Tanwil (BMT), Bank Perkreditan Rakyat atau Syariah (BPR/BPRS),

Lembaga Keuangan Non Bank, Lembaga Keuangan Mikro Lainnya.

Perusahaan Penjaminan, PT. Askrindo dan Perum Jamkrindo.

 

Bagi anda yang ingin mengajukan KUR dapat datang langsung ke salah satu Bank pelaksana atau Lembaga penghubung linkage di mana anda berada. Anda mungkin harus mempersiapkan beberapa persyaratan mengajukan KUR seperti :

 

  1. Identitas diri calon penerima KUR, seperti KTP,Kartu Keluarga, Keterangan Domisili.
  2. Legalitas Usaha seperti Akte Pendirian usaha, Data Usaha
  3. Perizinan Usaha seperti SIUP, TDP, Izin gangguan HO, dll
  4. Laporan Keuangan Usaha
  5. Proposal Usaha
  6. Persyaratan lain sesuai ketentuan Bank yang mungkin di tambahkan

 

Semoga informasi ini dapat membantu anda dalam mengembangkan usaha kecil anda, silahkan lihat juga Prosedur Mengajukan KUR.

Sumber:
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DAN RETRUKTURISASI USAHA
KEMENTERIAN NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH
REPUBLIK INDONESIA
   

Prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat

User Rating: / 88
PoorBest 
Prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat - 4.7 out of 5 based on 88 votes

Prosedur dan cara mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

Tentunya banyak yang bertanya bagaimana prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat. Berikut ini cara mengajukan KUR - kredit usaha rakyat yang bisa membantu anda untuk menambah permodalan dan meningkatkan ekspansi usaha kecil. prosedur mengajukan KUR tidaklah sulit, namun sebelumnya anda harus mengurus perizinan usaha ukm anda terlebih dahulu sebagai syarat pengajuan kredit usaha rakyat.

 

Prosedur dan cara mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat

1. UKM calon penerima KUR dapat mengajukan kredit atau pembiayaan KUR pada salah satu Bank pelaksana KUR. Dapat ke kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor unit pelayanan atau kantor unit desa, atau ke lembaga yang terhubung - linkage yang bekerjasama dengan bank, yang ada di Ibukota Provinsi, Kabupaten atau Kotamadya,Kecamatan, Kelurahan atau Desa tempat lokasi keberadaan UKM.

2. UKM calon penerima KUR harus menyerahkan dokumen - dokumen pendukung persyaratan kredit atau pembiayaan yang ditetapkan Bank Pelaksana KUR, yaitu :

  • Identitas diri calon penerima KUR, seperti KTP,Kartu Keluarga, Keterangan Domisili.
  • Legalitas Usaha seperti Akte Pendirian usaha, Data Usaha
  • Perizinan Usaha seperti SIUP, TDP, Izin gangguan HO, dll
  • Laporan Keuangan Usaha
  • Proposal Usaha
  • Persyaratan lain sesuai ketentuan Bank yang mungkin di tambahkan

3. Bank Pelaksana KUR akan melakukan evaluasi terhadap usulan kredit atau pembiayaan yang diajukan UKM calon penerima KUR.

 

Keputusan Pemberian KUR - Kredit Usaha Rakyat

Keputusan pemberian KUR terhadap UKM sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Pelaksana.

 

Jangka Waktu KUR - Kredit Usaha Rakyat

  • Jangka waktu KUR tidak melebihi 3 / tiga tahun untuk modal kerja, dan 5 / lima tahun untuk investasi.
  • KUR bagi tanaman keras diberikan langsung tanpa perpanjangan yaitu 13 tahun.
  • Suplesi, perpanjangan atau restrukturisasi bisa diperpanjang menjadi maximal 6 / enam tahun bagi modal kerja, atau 10 / sepuluh  tahun bagi investasi.

 

Mekanisme penyaluran KUR - Kredit Usaha Rakyat

1. Secara Langsung, artinya Bank langsung menyalurkan KUR ke UKM yang mengajukan kredit atau pembiayaan.

2. Secara Tidak Langsung, artinya Bank menyalurkan KUR melalui Lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Bank pelaksana KUR.

  • Bagi penyaluran secara tidak langsung melalui lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Bank sebagai Eksekuting, maka bisa memutuskan sendiri usulan kredit atau pembiayaan yang diajukan UKM dengan bunga maksimal 22% efektif pertahun, platfom maksimal Rp 100 juta per UKM. Penyaluran maksimal ke Lembaga penghubung Linkage sebagai Eksekuting adalah Rp 2 miliar.
  • Bagi penyaluran secara tidak langsung melalui lembaga penghubung atau linkage yang bekerjasama dengan Banksebagai Chanelling, maka lembaga penghubung  linkage akan meneruskan ke Bank pelaksana dengan platfond, suku bunga mengikuti ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

 

 

Sumber:
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DAN RETRUKTURISASI USAHA
KEMENTERIAN NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH
REPUBLIK INDONESIA
   

Page 56 of 76

<< Start < Prev 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 Next > End >>