Budidaya Pemijahan benih ikan Lele

Budidaya Ternak

User Rating: / 3
PoorBest 
Budidaya Pemijahan benih ikan Lele - 5.0 out of 5 based on 3 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Budidaya Pemijahan benih ikan Lele

budidaya pemijahan benih ikan lele


Budidaya pemijahan benih ikan lele dilakukan supaya dapat memperoleh benih ikan lele siap tebar atau jual kembali kepada petani budidaya pembesaran lele.


Ikan lele saat ini sudah semakin akrab dengan masyarakat, terutama setelah semakin banyaknya bermunculan warung tenda pecel lele di hampir seluruh Indonesia. Jika dulu banyak para ibu yang enggan memasak ikan lele, sekarang lele bisa dinikmati dengan mudah di usaha warung pecel lele tersebut. Karena itulah budidaya ikan lele baik budidaya pemijahan benih ikan lele maupun budidaya pembesaran ikan lele akan terus manguntungkan.

Ikan lele adalah salah satu sumber protein hewani yang banyak dipakai untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. Ikan lele sangat mudah dibudidayakan serta bisa hidup dan berkembang meski dalam perairan yang buruk. Semakin berkembang-nya usaha budidaya ikan lele ini, kebutuhan benih akan semakin bertambah. Disinilah peran penting usaha budidaya pemijahan benih ikan lele.

 

Budidaya Pemijahan benih ikan Lele


Berikut ini adalah teknik pemijahan benih ikan lele yang bisa dilakukan bahkan pada lahan yang sempit dan memakai sarana prasarana yang sederhana.

Teknik Pemijahan Benih Ikan Lele

A. Siapkan Media Pemijahan Benih Ikan Lele

1. Menyiapkan Kolam Pemijahan.
Kolam yang dipergunakan untuk pemijahan cukup dengan ukuran 2 x 3 meter dengan dalam kolam 1 meter. Kolam pemijahn harus dicuci terlebih dahulu menggunakan larutan permangkanat dengan dosis 1 sendok teh dicampur dengan 3 liter air atau 5 gram / m3 air.
2. Menyiapkan Kakaban.
Kakaban adalah tempat dimana telur ikan lele akan menempel, kakaban terbuat dari injuk yang dibingkai dengan bambu.
3. Menyiapkan Air Kolam Pemijahan.
Kolam pemijahan diisi dengan air setinggi 40 centimeter. Air yang dipakai bisa air dari PDAM ataupun sumur, sebaiknya air didiamkan terlebih dahulu selama 2 hari sebelum diisi.

B. Menyiapkan Indukan Ikan Lele

1. Merawat Indukan ikan Lele.
Induk lele yang akan kita pijahkan harus diberikan pakan yang baik supaya bisa menghasilkan benih yang baik dan banyak. Induk ikan lele setiap hari diberikan pakan daging bekicot atau ikan rucah. Pakan diberikan saat pagi dan sore dengan dosis 10% dari berat badan indukan. Kolam penampungan indukan ikan lele sebaiknya dibut dekat dengan kolam pemijahan supaya menangkapnya lebih mudah. Induk jantan dan betina sebaiknya ditempatkan dalam kolam terpisah. Hal ini guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, perawatan induk-induk dilakukan secara terpisah.
2. Cara memilih indukan lele siap pijah.
Ciri-ciri indukan betina siap pijah adalah :

  1. Bagian perut membesar dan lunak saat diraba
  2. Dubur terlihat merah dan lubang pengeluaran telur lunak melebar

Membuat gerakan mondar-mandir,
Cirir-ciri indukan lele jantan siap pijah

  1. Bagian dubur merah serta lunak
  2. Jika diurut dari arah perut akan keluar cairan putih atau sperma.


C. Cara Memijahkan Ikan Lele

  1. Kolam pemijahan diisi dengan air setinggi 40 cm.
  2. Pasang kakaban sampai menutupi 80% permukaan air. Lepaskan induk-induk lele yang sudah dipilih dengan perbandingan 1 betina dan 2 jantan.
  3. Proses pemijahan akan terjadi pada malam hari yang ditandai terlebih dahulu dengan adanya kejar-kejaran antara induk betina dan jantan mengitari kakaban.
  4. Pada pagi hari, telur-telur telah dilepas dan menempel pada seluruh permukaan kakaban.


D. Menetaskan Telur

  1. Siapkan kolam penetasan telur, bersihkan terlebih dahulu kolam dengan permangkanat.
  2. Isi kolam penetasan dengan air setinggi 40 cm, pindahkan atau angkat kakaban dan masukan kedalam kolam penetasan yang sudah disiapkan.
  3. Terus awasi telur-telur tersebut setelah 24 jam, telur-telur tersebut mulai menetas. Telur yang baik akan menetas sampai 35 jam.  Telur-telur yang tidak terbuahi berwarna kuning susu dan tidak akan menetas dan akan membusuk. Telur-telur yang berhasil terbuahi terlihat kuning transparan dan akan menetas setelah 34 jam sampai dengan 48 jam dikeluarkan oleh induk. Larva ikan lele yang keluar dari telur masih sangat kecil dan lemah. Badan transparan dan jika kita lihat dengan microskop akan terlihat masih mengandung kuning telur.


E. Pemeliharaan Larva

  1. Siapkan bak untuk budidaya pakan alami yaitu dapnia atau cacing rambut. Cacing rambut banyak juga dijual di kios-kios pedagang ikan hias.
  2. Sesudah telur lebih dari 48 jam dan sudah terlihat banyak yang menetas, angkat kakaban dengan hati- hati.
  3. Larva yang baru beberapa hari menetas kondisinya masih sangat lemah. Larva tersebut belum membutuhkan makanan tambahan hingga menunggu kandungan kuning telurnya habis. Kandungan kuning telur akan habis sesudah umur 7 hari. Guna menghindari tingkat kematian yang tinggi, sebaiknya dipasang aerasi.
  4. Berikan larva pakan sesudah larva berumur 7 hari, kandungan kuning telur yang ada sudah habis dan mesti segera diberi pakan tambahan dari luar. Pakan pertama bisa berupa kuning telur yang diblender setiap pagi dan sore sebanyak satu butir per 5000 ekor. Pemberian pakan cacing rambut dan dapnia bisa diberikan sesudah 11 hari.


F. Panen Benih Lele

Panen benih lele bukan merupakan kegiatan akhir dari kegiatan budidaya ikan lele, namun baru tahap menuju budidaya pembesaran ikan lele. Panen pertama bisa dilakukan sesudah benih berumur 17 hingga 21 hari (panjang benih 2,5 cm). Pada ukuran ini benih ikan lele sudah dapat ditebar pada petak pembesaran secara langsung atau pisahkan pada tempat penampungan benih untuk dijual.

Alat serta bahan Panen Benih ikan lele
Alat yang harus disiapkan berupa seser, ember, waring, kantong plastik, tali karet, tabung udara, mangkok kecil. Perhitungan hasil biasanya dilakukan secara manual. Untuk memperoleh benih yang seragam digunakan ember plastik yang berlubang-lubang.

Sumber:
BPPP Tegal
Jl. Martoloyo PO BOX 22 Tegal
Telp. 0283-356393, Fax. 0283-322064
E-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Budidaya pemijahan benih ikan lele dilakukan supaya dapat memperoleh benih ikan lele siap tebar atau jual kembali kepada petani budidaya pembesaran lele.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!