Budidaya Katak Lembu

Budidaya Ternak

User Rating: / 8
PoorBest 
Budidaya Katak Lembu - 5.0 out of 5 based on 8 votes

Pastikan anda Like UKM Kecil di Facebook untuk mendapat update inspirasi terbaru. Silahkan Login untuk merating artikel.

Budidaya Katak Lembu

Budidaya Katak Lembu
Budidaya katak lembu atau budidaya kodok lembu mulai banyak di lakukan, ini untuk memenuhi kebutuhan akan permintaan katak lembu yang di sajikan sebagai masakan direstoran restoran oriental. Masakan dari kodok lembu ini dikenal dengan nama "Swie kee", Swie Kee biasanya di sajikan di Restoran China dan Restoran Oriental lainnya.  Selain itu, terdapat beberapa tempat didaerah Jawa Timur dimana telur-telur kodok tertentu juga dimasak dan dihidangkan dalam rupa pepes telur kodok.

 

Kandang Pemeliharaan Budidaya Katak Lembu

Kandang pemeliharaan untuk budidaya katak lembu harus mempunyai kemampuan untuk melindungi katak lembu dari sinar matahari (ada atap) serta mampu mengalirkan air secara kontinyu dan membuang limbah budidaya katak lembu secara sempurna. Kandang pemeliharaan budidaya katak lembu juga harus bisa melindungi katak dari predator dari luar.

Bentuk kandang pemeliharaan budidaya katak lembu pada umumnya adalah sebagai berikut.

  • Berbentuk persegi panjang (2 m x 3 m x 1 m).
  • Jumlah kandang tergantung kepada skala usahanya.
  • Kandang pemeliharaan terdiri dari beberapa bagian yaitu bak pemeliharaan, pagar, serta atap.
  • Pinggiran kandang diberi pagar (dari belahan bambu setinggi 70 – 90 cm) dan pada bagian atasnya ditutup dengan atap dari rumbia yang murah serta tidak menimbulkan fluktuasi suhu terlalu besar.


Membuat Bak Pemeliharaan Budidaya Katak Lembu

  1. Bak dibuat dari tembok setinggi 10 cm Hingga 30 cm dan dilengkapi dengan lantai yang licin supaya katak lembu tidak mudah lecet, untuk itu lantai bak mesti di plester dan dibuat landai ke arah saluran lubang pengeluaran.
  2. Saluran masuk air di buat dari keran atau dengan paralon yang sudah dilubangi melewati kandang dengan diamater 4 – 6 mm atau lebih besar dari batang korek api. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengatur debit air yang masuk kedalam kandang. Keran-keran tersebut dihubungkan langsung ke bak penampungan air dengan paralon ukuran 3/4 inchi.
  3. Bagian pembuangan air dibuat didasar kandang dan langsung dihubungkan dengan saluran pembuangan.
  4. Lantai bak diisi dengan air yang tingginya disesuaikan dengan besarnya kodok lembu yang dipelihara antara 2 – 4 cm. Atur saluran masuk dan keluar hingga air yang di perlukan selalu tersedia .


Bak Pemeliharaan Tanah

  1. Jenis tanahnya baik dan tidak poros. Jenis tanah yang baik merupakan tanah terapan dengan kandungan liat 30 persen dan jenis tanah liat atau lempung berpasir dengan perbandingan 3 : 2, tanah ini dipilih sebab jenis tanah ini bisa menahan bangunan dan massa air dalam jumlah besar.
  2. Topografi tanah mesti cocok untuk budidaya kodok lembu. Topografi yang cocok ada dua macam, yaitu lembah yang dasarnya mendatar di salah satu lerengnya dan lembah yang dasarnya mendatar di kedua lerengnya dengan kemiringan 1-3 persen. Lembah tersebut dilengkapi dengan sumber air di tengahnya, sehingga mudah dibuat kolam dan kandang dengan perairan secara peralel. Ketinggian tempat yang ideal untuk budidaya kodok lembu adalah 400 – 800 m dari permukaan laut.
  3. Luas lahan yang tersedia harus sesuai dengan skala usaha.
  4. Air mengalir terus-menerus sepanjang tahun.
  5. Jauh dari daerah keramaian dan suasana ribut.
  6. Lebih bagus pada tempat yang teduh (terlindung oleh sinar matahari)

 

Kesesuaian Lokasi Budidaya Katak Lembu

Lokasi budidaya katak lembu harus di pilih yang sesuai sifat biologisnya. Jika sifat biologisnya (Standar Biological Requirement / SBR) terpenuhi,  maka kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal karena kodok lembu akan lebih mudah beradaptasi, lebih cepat tumbuh dan berkembang biak. Selain sifat biologisnya, kita juga mesti mempertimbangkan faktor ekonomis dan sosial di lokasi tersebut.

lokasi budidaya kodok lembu yang dipilih.

  • Tersedia dan dekat dengan sumber air, namun lokasi bukanlah daerah rawan banjir. Air dapat mengalirkan air dengan system gravitasi alami, hingga bisa menghemat biaya pompa.
  • Kualitas air baik secara berkesinambungan dan tidak tercemar oleh limbah industri dan logam berat.
  • Air mengalir terus-menerus sepanjang tahun.
  • Jauh dari daerah keramaian dan suasana ribut.
  • Lebih bagus pada tempat yang teduh (terlindung oleh sinar matahari)


Adapun dalam budidaya kodok lembu ini kita harus memperhatikan parameter-parameter Kualitas Air. Kwalitas air untuk budidaya kodok lembu harus memenuhi standar berikut:

  • Suhu air 23,0 – 27,0 (oC)
  • Oksigen 2 – 4 (ppm)
  • PH 7 – 8
  • Alkalinitas 50 – 500 (mg/l)
  • CO2 2,6 – 5,6
  • NH3 0,4 – 3,34 (mg/l)


Selain standar air diatas, kualitas air juga mesti memenuhi standar lain, yaitu warna air, kekeruhan, dan sifat biologi.

  • Warna air yang baik bagi pemeliharaan berudu adalah hijau cerah (banyak mengandung plankton akan tetapi cahaya masih bisa masuk kedalam perairan), sedangkan untuk kegiatan seperti pemeliharaan induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan percil, dan pembesaran percil memerlukan air yang bersih.
  • Kekeruhan yang disebabkan oleh partikel terkoloid dan tersuspensi bisa kita ukur menggunakan "Sechi Disk". Kekeruhan yang baik bagi katak lembu berkisar antara 20 – 40 cm, kecuali untuk pemijahan dan penetasan air harus jernih (> 60 cm).

Standar Proses Produksi Budidaya Katak Lembu

Untuk mencapai target produksi yang direncanakan dalam satu siklus produksi, maka dijalankan atas dasar satuan perencanaan yang mengikuti pola sebagai berikut.

  1. Mempersiapkan kandang pemeliharaan (dua sampai lima hari).
  2. Masa budidaya katak lembu selama 120-150 hari.
  3. Air diganti setiap hari dan kontinu (mengalir) melalui keran atau paralon yang sudah dilubangi.
  4. Pakan harian yang dibutuhkan sekitar 2 – 4 persen bobot biomasa/hari dan komposisi perbandingan antara pakan alami dan buatan disesuaikan dengan umur pemeliharaan kodok lembu.
  5. Penyortiran (grading) dilakukan secara berkala dalam kurun waktu tertentu, penyortiran dilakukan untuk menghindari terjadinya perbedaan ukuran yang berakibat kanibalisme antar kodok lembu itu sendiri hingga kompetisi mendapatkan makanan.
  6. Pompa air (jet pump) harus tetap tersedia untuk memompa air diwaktu kekeringan.
  7. Sasaran produksi yang dikaitkan dengan tingkat kelangsungan hidup kodok lembu, ukuran udang dan konversi pakan.


Hasil Panen Budidaya katak Lembu

katak lembu yang sudah bersih

Panen katak lembu bisa dilakukan dengan beberapa cara.

  1. Katak lembu di panen dengan beberapa cara.
  2. Katak lembu siap konsumsi masih hidup (alive)
  3. Katak lembu siap konsumsi sudah bersih (fresh/frozen)
  4. Bibit katak lembu (percil)
  5. Induk katak lembu


Tingkat kelangsungan hidup kodok lembu dengan pemeliharaan budidaya katak lembu yang baik berkisar antara 60- 70 persen, dengan konversi pakan sekitar dua. Kodok lembu sudah bisa di panen saat mencapai ukuran 200-250 gr, atau sesuai permintaan pasar jika ada permintaan khusus.


Silahkan di share atau like ke social media di bawah ini supaya lebih banyak lagi yang mendapat manfaat. Copy artikel harus memberikan live link ke sumber artikel

Akses ditolak!
Silahkan Login atau Register Untuk berkomentar!